Sukses

Nyeri Dada Saat Buka Puasa

16 Feb 2021, 15:41 WIB
Pria, 21 tahun.

Pagi dok, tiga hari yang lalu tepatnya Sabtu, 13 Feb 2021 saya melaksanakan puasa sunah. pada saat saya berbuka puasa dengan teh hangat di tegukan pertama awalnya normal, tapi di tegukan kedua sampai seterusnya saya merasakan sakit atau nyeri di bagian dada sebelah kanan. sakit itu terus berlanjut bahkan sampai saat ini. ketika saya menelan makanan maupun minuman rasa nyeri pada dada saya masih saja terasa. mohon penjelasannya dok, mengenai hal tersebut. terima kasih.

Terimakasih sudah bertanya dengan menggunakan fitur Tanya Dokter

kami memahami kekhawatiran Anda.

Sebelum menjawab pertanyaan Anda, izinkan kami mengajukan beberapa pertanyaan. Apakah nyeri dada tersebut membaik jika beristirahat? Apakah ada gejala lain seperti batuk, nyeri saat menarik napas, sesak napas, atau nyeri ulu hati?

Nyeri dada tidak selalu disebabkan oleh jantung. Keluhan seperti yang Anda sebutkan dapat disebabkan oleh berbagai sebab, diantaranya disebabkan gangguan otot atau tulang, paru-paru, saluran pencernaan atau psikologis.

Gejala nyeri yang khas untuk keluhan penyakit jantung adalah nyeri dada kiri yang digambarkan seperti tertimpa benda berat, ditekan, atau diremas, nyeri berlangsung 2-5 menit, menjalar ke bahu kiri dan kedua lengan terutama pada permukaan tangan dan lengan bawah. Nyeri juga dapat menembus ke punggung, dasar dari leher, rahang, gigi, dan ulu hati. Nyeri yang demikian disebut dengan Angina. Apakah karakter nyeri Anda seperti ini?

Gejala nyeri angina umumnya dipicu oleh latihan (olahraga, aktivitas fisik, aktivitas seksual), emosi (stres, marah, ketakutan, frustrasi), dan menghilang dengan istirahat atau kombinasi dari istirahat dan obat jantung yang diletakkan dibawah lidah (nitrogliserin sublingual). Bagaimana dengan Anda?

Nyeri karena masalah otot dan tulang: biasanya muncul bila bagian tersebut ditekan, atau muncul dengan perubahan posisi. Nyeri akan membaik dengan antinyeri seperti paracetamol atau obat antiinflamasi lain.

Nyeri karena masalah paru-paru biasanya berkaitan dengan tarikan napas, dan disertai dengan keluhan-keluhan lain seperti demam, batuk, atau sesak.

Nyeri karena saluran pencernaan: biasanya karena maag/GERD. Gejala berupa rasa asam atau pahit di mulut dan nyeri ulu hati. Nyeri ini berkurang dengan pemberiaan obat lambung atau maag. Kemungkinan besar, nyeri yang Anda alami berasal dari asam lambung mengingat Anda melakukan puasa.

Nyeri dada juga dapat timbul karena masalah psikologis

Nyeri dada karena trauma atau benturan, seperti terjadi hematothorax, pneumothorax, atau patahnya tulang dada.

Pemberian obat anti nyeri seperti parasetamol dan obat maag seperti antasida bisa membantu mengurangi rasa tidak nyaman di dada. Namun, jika nyeri menetap dan tidak membaik sebaiknya periksakan diri Anda ke dokter terdekat.

Demikian yang bisa kami sampaikan,

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar