Sukses

Eating Disorder

15 Feb 2021, 20:04 WIB
Wanita, 16 tahun.

saya siswi sma dengan tinggi 162 cm dan berbobot 38 kg Saya setiap hari hanya makan satu kali atau paling maksimal dua kali, itupun tidak memenuhi kebutuhan kalori harian karena saya hanya makan makanan yang rendah kalori seperti sup instan dan buah-buah an. Saya sangat jarang makan nasi atau apapun yang berkarbohidrat kecuali kentang dan ketela. Apapun yang akan saya makan, saya akan mengecek kalori nya. Jika melebihi batasan kalori harian saya, saya tidak akan memakannya. Lalu setelah saya selesai mengkonsumsi makanan tersebut, saya segera ke kamar mandi untuk memuntahkannya agar tidak langsung dicerna oleh tubuh saya. Saya selalu menolak untuk makan bersama teman-teman saya karena saya tahu saya tidak bisa memuntahkan makanan yang akan saya konsumsi. Setiap saya merasa lapar atau ingin makan sesuatu, terkadang saya menggosok gigi saya terus-menerus seraya berpikir makanan akan mengotori gigi saya jadi saya tidak akan makan. Apakah saya memiliki eating disorder?

dr. Valda Garcia

Dijawab Oleh:

dr. Valda Garcia

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Membatasi kalori secara ketat kemudian memutahkannya dan merasa bersalah merupakan salah satu bentuk gangguan makan yang sering terjadi. Beberapa bentuk gangguan makan yang sering terjadi adalah anoreksia dan bulimia. PAda kasus Anda, besar kemungkinan mengarah ke bulimia.

Bulimia adalah kelainan pola makan yang sering terjadi pada wanita. Kelainan tersebut biasanya merupakan suatu bentuk penyiksaan terhadap diri sendiri. Yang paling sering dilakukan orang dengan bulimia nervosa adalah membuat dirinya muntah dengan sengaja (paksaan) seperti dengan memasukkan jari ke mulut agar memancing reflek muntah. 

Terapi yang dapat dilakukan untuk mengatasia bulimia diantaranya :

Terapi obat-obatan seperti antidepresanKonseling terapi, konseling terapi yang dapat dilakukan terdapat 2 jenis, yaitu CBT (cognitive-behavioral therapy) dam IPT (interpersonal psychotherapy). Pada terapi CBT akan menekankan bagaimana menghilangkan pikiran negatif terhadap makanan, terhadap tubuh Anda, dan terhadap diri Anda. Terapi ini akan berusaha untuk mengubah kepercayaan Anda terhadap sesuatu. Sedangkan IPT akan membahas mengenai hubungan antara makan dan bagaimana yang terjadi setelahnya.Tujuan dari CBT antara lain :

Menggunakan konseling gizi untuk membantu Anda memiliki kebiasaan makan tiga kali, dua kali camilan sehari dan menghindari diet yang tidak sehat.Mengurangi kekhawatiran tentang berat badan Anda dan bentuk badan Anda.Mengurangi pemicu makan berlebihanMengembangkan rencana mengatasi  kekambuhan di masa depan yang tepatTujuan dari IPT adalah bagaimana mengubah hubungan perasaan satu kali makan dan bagaimana membuangnya.

Apabila kondisi bulimia Anda parah dan banyak memuntahkan makanan terlebih cairan, ditakutkan dapat terjadi kondisi dehidrasi. Dehidrasi merupakan gejala kekurangan cairan di dalam tubuh yang ditandai antara lain dengan lemas dan berdebar-debar. Terdapat gejala lain yang harus mendapat pertolongan segera seperti perlukaan pada esofagus. Apabila Anda mengalami salah satu kearah keluhan tersebut sebaiknya segera mengunjungi dokter.

Apabila kebiasaan ini sudah cukup mengganggu kualitas kehidupan Anda, untuk penatalaksanaan lebih lanjut,  sebaiknya Anda dapat menghubungi dokter spesialis psikiatri dan penyakit dalam. 

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar