Sukses

BAB Encer setelah Konsumsi Sufor

15 Feb 2021, 09:24 WIB
Wanita, 23 tahun.

Selamat malam dok, saya mau tanya.. Anak saya umur 20 bln, baru beberapa hari ini saya kasih anak saya sufor.. Dan akhir" ini anak saya jadi sering BAB dok, kdang sehari smpe 5x .. Tp BAB nya ga mencret dok, itu knpa ya dok? Apa ga cocok dengan sufor nya? Terima kasih dok, mohon bantu di jawab ya dok..

Terimakasih Anda telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.com.

Salam saya untuk buah hati Anda. Anda tidak perlu khawatir selama bayi Anda tetap tampak sehat, berat badan tetap bertambah, perut tidak kembung dan bayi Anda tidak rewel. Perubahan dalam frekuensi BAB bayi dengan semakin bertambahnya usia bayi adalah wajar sebenarnya, hal tersebut menunjukkan bahwa seluruh produk yang masuk ke dalam tubuh dapat terserap oleh sistem pencernaan bayi. Tentu saja, BAB tergantung dari asupan dan juga cara pembuatan susu formula.

Sebenarnya susu formula memang lebih sulit untuk dicerna, umumnya gerakan usus pada bayi-bayi ini lebih lambat sehingga mengakibatkan BAB lebih jarang, tinjanya lebih tebal. Selain itu jika frekuensi masuknya susu juga kurang, bayi cenderung lebih sulit BAB. Namun pada beberapa keadaan frekuensi BAB meningkat dan lebih lunak setelah minum susu formula adalah wajar terjadi asalkan BAB anak Anda tidak berupa air, berbau busuk, dan mengandung darah.

Selain itu keadaan anak Anda dapat disebabkan oleh intoleransi laktosa. Intoleransi laktosa merupakan keadaan kurangnya enzim laktase yang dibutuhkan tubuh untuk mencerna laktosa (gula susu) yang terkandung di dalam susu. Laktosa yang tidak terproses tersebut akan bertahan di dalam usus dan mengalami fermentasi, sehingga usus terasa tidak nyaman, termasuk sakit perut, kembung, sering buang angin dan diare. Bagaimana dengan anak Anda? Selain mempertimbangkan masalah intoleransi laktosa juga perlu diperhatikan faktor lain seperti pembuatan susu formula apakah terlalu pekat sebelumnya, juga perlu dipertimbangkan perkembangan usia yang memang disertai dengan perubahan frekuensi BAB.

Jika keluhan terus berlangsung, ada baiknya Anda berkonsultasi kepada dokter spesialis anak untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

0 Komentar

Belum ada komentar