Sukses

Seputar Brokonpneumonia Anak

20 Jan 2021, 16:51 WIB
Pria, 1 tahun.

Dok saya mau tanya hasil thorax anak saya bagaimana untuk membacanya Thorax Cor : tidak membesar, sinuses dan diafragma normal Pulmo : Hilli normal, corakan paru normal, tampak kesuraman dilapangan bawah paru kanan bagian medial Kesan : bronkopneumonia kanan, cor tampak normal

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

Apakah gejala yang muncul pada anak Anda? Adakah demam, batuk, sesak nafas? Sudah berapa lama gejala tersebut muncul? Berapa usia anak Anda.

Menurut hasil rotgen yang Anda berikan menunjukkan gambaran bronkopneumonia. Bronkopneumonia atau sering disebut pneumonia pada anak-anak merupakan peradangan yang mengenai parenkim (jaringan) paru, pada bagian terjauh dari bronkiolus terminalis yang mencakup bronkiolus respiratorius, dan alveoli, serta menimbulkan konsolidasi (saling menempel) jaringan paru dan gangguan pertukaran gas setempat.

Terjadinya pneumonia bergantung pada banyaknya kuman, tingkat kemudahan dan luasnya daerah paru yang terkena serta daya tahan tubuh. Adapun yang merupakan faktor predisposisi antara lain kebiasaan merokok, pasca infeksi virus, penyakit jantung kronik, diabetes mellitus, keadaan imunodefisiensi, kelainan atau kelemahan struktur organ dada serta penurunan kesadaran.  

Gejala dan Tanda

Gejala klinis yang dapat ditemukan dapat ringan, fulminan (berat), bahkan fatal. Adanya demam, batuk nonproduktif (tidak berdahak) ataupun produktif (berdahak) dengan sputum purulen (kekuningan), nyeri dada pleuritik (dipengaruhi oleh pernapasan), menggigil, rigor, serta nafas yang pendek adalah gambaran yang sering ditemukan. Selain itu dapat juga ditemukan pasien dengan keluhan nyeri kepala,  mual, muntah, diare, mialgia (nyeri otot), arthralgia (nyeri sendi) serta fatigue (kecapaian).

Tanda-tanda yang sering timbul adalah takipneu/sesak nafas (frekuensi bernafas >20x/menit), takikardi/berdebar-debar (denyut nadi >100x/menit).

Penyebab

Pneumonia disebabkan oleh berbagai mikroorganisme, penyebab terseringnya adalah bakteri (S.pneumonia, H.influenza, S.aureus, P.aeruginosa, M.tuberculosis, M.kansasii, dsb), namun dapat juga disebabkan oleh jamur (P.carinii, C.neoformans, H.capsulatum, C.immitis, A.fumigatus,dsb), protozoa (toksoplasma) serta virus (CMV, herpes simpleks).

Kuman penyebab biasanya berbeda di antara satu daerah dengan daerah lainnya, juga berkaitan dengan interaksi faktor-faktor terjadinya infeksi, cara terjadinya infeksi serta perubahan keadaan pasien seperti gangguan sistem imun, adanya penyakit kronik, polusi lingkungan dan juga penggunaan antibiotik yang tidak tepat.

Infeksi ini disebabkan oleh bakteri (kuman) yang menyerang paru-paru anak. Pemeriksaan yang biasanya dilakukan adalah pemeriksaan rontgen, dapat juga kultur untuk melihat terdapat bakteri apa, serta pemeriksaan darah lengkap. 

Pengobatan yang dapat dilakukan adalah : 

  • Antibiotik jika disebabkan oleh bakteri
  • Bila dicurigai disebabkan oleh infeksi virus (terutama pada anak-anak dibawah 2 tahun) maka dapat diberikan obat anti-virus
  • Bila sangat sesak, dapat dirawat di rumah sakit, dan diberikan oksigen, serta infus
  • Banyak  kasus anak baru sembuh ketika dilakukan uap/nebulizer pada anak.
  • Status gizi juga harus diperhatikan, pemberian vitamin, makan serta minum yang cukupPneumonia atau bronkopneumonia dapat disembuhkan apabila mendapatkan pengobatan yang adekuat.

Untuk terapi atau penangan lebih lanjut, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis anak. Selain itu Anda juga perlu menjaga si Kecil agar terhindar dari paparan asap rokok, asap knalpot  kendaraan/polusi, debu dan juga selalu menerapkan pola hidup sehat.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 Salam

0 Komentar

Belum ada komentar