Sukses

Seputar Sifilis

11 Dec 2020, 19:43 WIB
Wanita, 21 tahun.

apakah jika test TPHA Positif itu berarti mengidap sifilis? dan penyebab sifilis itu apa selain dari seks, apakh bisa di sembuhkan total? sama minta gejala apa aja kalo punya sifilis?

dr. Arina Heidyana

Dijawab Oleh:

dr. Arina Heidyana

Halo Sdri,

Saya mengerti keluhan dan kekhawatiran yang Anda rasakan.

Sifilis merupakan penyakit infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Sifilis ditularkan melalui kontak seksual vaginal, anal mmaupun oral dengan lesi terinfeksi, dari ibu ke anak dalam rahim, melalui transfusi darah, dan sangat jarang sekali melalui luka di kulit yang terkena dengan luka sifilis. Penularan tidak terjadi lewat kloset ataupun lewat benda-benda seperti sabun, gayung, handuk atau alat mandi lainnya. Penularan hanya terjadi melewati kontak langsung dengan kulit yang memiliki luka infeksi.

Sifilis dibagi menjadi sifilis primer, sekunder dan latent. Sifilis primer terjadi 3 minggu setelah kontak dengan penderita.

Gejala yang muncul adalah luka pada kelamin disertai dengan pembengkakan kelenjar getah bening. Luka yang muncul biasanya satu luka dapat besar atau kecil. Sifilis sekunder terjadi 2 - 10 minggu setelah luka pada kelamin dan dapat melebar 3 - 4 bulan setelah infeksi. Luka pada sifilis sekunder ini menyebar ke seluruh tubuh dimana bentuk luka tersebut adalah merah-merah terkadang disertai perasaan mual, nyeri dan lemas.

Bentuk sifilis ini dapat menyebar ke otak dan menyebabkan kematian. Jika penyakit tidak diobati dengan benar maka bentuk laten dapat timbul setelah 25 tahun terinfeksi, gejala yang dapat muncul dapat berbentuk sifilis jenis primer ataupun sekunder yang dapat menginfeksi otak dan menyebabkan kematian.

Untuk mendiagnosisnya biasanya dilakukan pemeriksaan laboratorium, seperti tes TPHA (Treponemal Pallidum Hemagglutination Assay). Ini adalah tes untuk mendeteksi ada tidaknya bakteri penyebab sifilis dalam tubuh. Jika positif, kemungkinan besar memang mengidap sifilis. 

Pengobatan sifilis adalah dengan memberikan antibiotik (perolehlah langsung dari dokter). Selain obat-obatan, perubahan gaya hidup yang juga diperlukan adalah menghindari aktivitas seksual dengan berganti-ganti pasangan dan tanpa menggunakan pengaman(kondom). Namun, sebaiknya Anda berkonsultasi langsung dengan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin untuk mengetahui diagnosis pasti Anda sehingga dokter dapat memberikan pengobatan yang tepat.

Terima kasih sudah berkonsultasi di fitur Tanya Dokter. Jangan ragu untuk kembali berkonsultasi jika masih ada keluhan lainnya, ya. 

Anda dapat juga berkonsultasi melalui Aplikasi Klikdokter kapan pun dan di mana pun. 

Semoga Anda lekas membaik.

0 Komentar

Belum ada komentar