Sukses

Berbagai Metode Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan

07 Dec 2020, 10:17 WIB
Wanita, 24 tahun.

Bagaimana cara beli spemisida krna saya perlu dok untuk mencegah kehamilan istri sy belum siap

Terima kasih telah bertanya seputar Mencegah Kehamilan menggunakan fitur Tanya Dokter

Pencegahan kehamilan sebaiknya dilakukan dengan menggunakan kontrasepsi sebelum hubungan seks dilakukan.

Ada beberapa teknik yang dapat dilakukan :

A. Tanpa menggunakan alat-alat/obat

1. Senggama terputus : Teknik penarikan penis dari vagina sebelum ejakulasi, kira-kira 1 detik sebelum ejakulasi terjadi.

Namun teknik ini ada beberapa kekurangan yaitu dapat keluar cairan mani sebelum ejakulasi yang dapat mengandung sperma, terlambat mengeluarkan penis, dan pengeluaran sperma yang dekat dengan vulva yang dapat menyebabkan kehamilan terutama saat sedang ovulasi.

2. Patang Berkala : Menghindari berhubungan tubuh pada sebelum, saat dan 24 jam sesudah masa subur (ovulasi). Kekurangannya adalah terkadang masa ovulasi wanita dapat sulit untuk diperkirakan terutama bila haid si wanita tidak teratur.

3. Kondom : Prinsip dari kondom adalah sebagai perisai dari penis sewaktu melakukan koitus, dan mencegah pengumpulan sperma dalam vagina. Kefektifan kondom adalah 90%. Selain untuk mencegah kehamilan, kondom juga mencegah tertularnya penyakit menular seksual.

B. Kontrasepsi dengan alat/obat : kontrasepsi pil KB yaitu pil yang berisi kandungan hormonal yang dapat mencegah kehamilan. Kontrasepsi menggunakan alat yang dinamakan IUD (intra uterine Device) yang dimasukkan ke dalam rahim wanita, agar tidak terjadi kehamilan. Kontrasepsi jenis ini sangat efektif. Untuk mendapatkan kontrasepsi ini, Anda dapat ke dokter kandungan dan kebidanan.

C. Operasi/ Tubektomi

D. IUD/ KB spiral: Jika Anda menanyakan mengenai metode mencegah kehamilan yang baik selain pil KB, kondom dan tubektomi maka Anda dapat memilih IUD. Namun sebelum pemasangan Anda harus berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk dilihat apakah terdapat kelainan pada tubuh/ rahim Anda. Pemasangan IUD harus dilakukan oleh tenaga medis profesional untuk mengurangi risiko.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar