Sukses

Banyak Keluhan

23 Nov 2020, 13:21 WIB
Wanita, 24 tahun.

Halo dokter udah beberapa hari saya sering merasakan pinggang sakit perut saya juga terasa keram kembung dan setiap saya bangun sakit perut saya sakit dok , saya juga sering merasakan dada saya sesak saat lg rebahan mohon dok penjelasan nya kenapa

Terima kasih telah bertanya seputar keluhan Anda menggunakan layanan Tanya Dokter

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

Sakit pinggang dapat disebabkan oleh beberapa hal (otot, ginjal, saraf, tulang belakang). Bila menyebar hingga kaki dapat disebabkan oleh terjepitnya saraf. Nyeri pinggang juga dapat disebabkan oleh nyeri rujuk, misal pada batu ginjal atau dismenorea. Pada nyeri kolik karena batu ginjal, keluhan berupa nyeri tajam, seperti diremas, tiba-tiba, yang terjadi pada bagian pinggang belakang atau pada perut bagian bawah. Nyeri ini dapat menjalar ke daerah selangkangan dan nyeri terjadi terus menerus

Kami mengasumsikan Anda mengalami LBP. Low back pain (LBP) atau sakit punggung atau pinggang belakang dipengaruhi oleh faktor usia, jenis kelamin, faktor kegemukan, pekerjaan, dan aktivitas/olahraga. Di antara penyebab LBP yang lain adalah proses degeneratif (spondilosis, HNP, osteoartritis), penyakit peradangan, osteoporotik, kelainan bentuk tulang belakang (skoliosis), gangguan sirkulasi, tumor, infeksi, masalah psikoneurotik, dsb.

Sakit pinggang yang Anda keluhkan perlu dipastikan terlebih dahulu penyebabnya, untuk itu sebaiknya Anda mengunjungi dokter spesialis saraf agar dapat dipastikan penyebabnya dengan wawancara medis mendetil, pemeriksaan fisik yang lengkap dan juga pemeriksaan penunjang seperti foto rotgen atau MRI daerah tulang belakang.

Kami menyarankan, rasa nyeri yang Anda alami dapat dikurangi dengan konsumsi obat anti nyeri. Konsumsi jamu tradisional dengan tidak mengetahui kandungan di dalamnya sangat tidak dianjurkan karena dapat mengganggu fungsi ginjal jika dikonsumsi dalam jangka panjang. Yang harus Anda diperhatikan yaitu menghindari berbagai aktivitas yang dapat memicu dan memperberat keluhan ini. Beberapa tips yang dapat diterapkan adalah:

  • Biasakan untuk melakukan pemanasan sebelum bekerja
  • Selalu perhatikan posisi duduk atau berdiri yang benar
  • Saat hendak mengangkat benda berat, jagalah sumbu tubuh dalam posisi tegak, jangan membungkuk yang justru akan menambah beban dan regangan pada tulang belakang
  • Olahraga berenang atau bersepeda bermanfaat untuk mengurangi nyeri dengan mengurangi tekanan pada struktur tulang punggung dan sekitarnya.
  • Hindari olaharaga yang memberikan beban pada tulang belakang seperti lari dan mengangkat beban yang justru akan memperparah nyeri, seperti lari atau angkat beban
  • Tidur dalam posisi lurus, sebaiknya di atas kasur/alas yang keras
  • Coba latihan kekuatan otot punggung/latihan core seperti plank, side plank, bridge.

Yang kedua, seputar keluhan perut. Keluhan perut kembung seringkali berhubungan dengan organ lambung, atau disebut dengan gejala dispepsia. Oleh karena itu kami akan menjelaskan sedikit tentang keluhan peningkatan asam lambung atau disebut sindrom dispepsia.

Sindrom dispepsia merupakan suatu kumpulan gejala saluran cerna terdiri dari perut kembung, terasa penuh sehingga mudah kenyang, perut perih di bagian atas (ulu hati), sering bersendawa, mual, muntah, dll. Dispepsia biasanya disebabkan oleh penyakit ulkus lambung atau kelebihan asam lambung atau infeksi bakteri H.pylori. Pengobatan sindrom dispepsia sangat tergantung dari penyebabnya.

Umumnya maag akan menimbulkan gejala nyeri ulu hati, mual, kembung, dan muntah. Apabila keluhan menjadi nyeri dada, dada terasa panas, dan mulut terasa pahit/asam, maka mungkin saja itu bukan maag namun penyakit Refluks Gastroesofageal yang terjadi akibat naiknya cairan lambung ke kerongkongan. Hal ini disebabkan klep antara lambung dan kerongkongan tidak berfungsi dengan baik. Kondisi stres atau cemas dapat menyebabkan kenaikan produksi asam lambung dimana hal ini tentu saja dapat menambah keluhan dari maag atau GERD yang dirasa.

Bila benar anda terkena maag maka selain pengobatan oleh dokter maka anda juga harus melakukan perubahan pola hidup. Untuk mengatasi maag yang Anda dapat lakukan adalah: 

  • Hindari makanan pedas, terlalu asam dan yang mengandung gas (kol, sawi, minuman bersoda)
  • Hindari dahulu konsumsi kopi atau teh.
  • Makan sedikit-sedikit namun sering (porsi kecil dan sering) misalnya hingga 5x dalam sehari
  • Jangan terlambat makan
  • Usahakan dalam diet makanan yang sehat, banyak sayur dan buah, serta karbohidrat, lemak yang sehat (hindari makanan siap saji dan daging olahan seperti sosis, chicken nugget, hot dog)
  • Hindari stres
  • Berikan jarak waktu 2-3 jam antara makan malam dan tidur, agar proses pencernaan optimal terutama bila anda makan dalam porsi besar.
  • Hindari tidur tepat di bawah paparan AC atau kipas angin

Namun jika perubahan pola hidup tidak membantu, dapat diberikan obat-obatan. Tentu obat ini hanya dapat diberikan oleh dokter. Kami sarankan sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter. Namun sekali lagi, untuk menegakkan diagnosis dan pengobatan diperlukan pemeriksaan langsung oleh seorang dokter. Ceritakanlah dengan lengkap keluhan yang dirasakan agar Anda mendapatkan tatalaksana yang optimal. 

Yang ketiga, seputar keluhan sesak nafas. 

Sesak napas dapat menjadi salah satu gejala dari berbagai macam penyakit. Untuk itu perlu dijelaskan sifat sesak napas yang Anda alami saat ini. Sejak kapan sesak napas Anda rasakan? Apakah sesak napas dirasakan secara tiba-tiba? Apakah sesak napas dipengaruhi aktivitas atau pun posisi? Apakah sesak napas dirasakan dalam situasi lingkungan tertentu (misalnya dalam keramaian)? Apakah sesak napas dirasakan setelah makan? Atau adakah keluhan lain yang menyertai sesak napas Anda?

Dibutuhkan pemeriksaan lengkap secara langsung oleh Dokter. Sesak napas dapat disebabkan oleh gangguan dalam sistem pernapasan (hidung, tenggorokan paru-paru), gangguan yang berasal dari luar paru-paru (jantung) atau gangguan sistem pencernaan (lambung)

Tanda-tanda dari sesak napas dapat berupa :

  • Peningkatan jumlah frekuensi napas (dewasa >20x/menit; anak >30x/menit; bayi>40x/menit)
  • Kebiruan pada sekitar bibir, ujung-ujung jari
  • Adanya suara napas tambahan seperti ngorok, serak, grok-grok, mengi.

Penyebab kegawatdaruratan karena sesak napas dapat berupa :

1. Asma : batuk, mengi

2. Infeksi paru (pneumonia) : batuk, panas, sesak napas

3. Alergi (pembengkakan pada tenggorok yang menyebabkan terjadinya sumbatan) : riwayat makan makanan yang menyebabkan alergi (seafood, kacang, telur, dan lain sebagainya)

4. Sakit jantung (disertai nyeri dada)

5. Trauma dada (kecelakaan yang mengenai dada) : riwayat benturan keras di daerah dada, sesak napas, nyeri dada, ada kerusakan pada dada (patah tulang), pendarahan

Selain dari kelainan organik juga perlu dicari ada tidaknya gangguan psikologis, karena sesak napas juga dapat disebabkan oleh rasa cemas, panik, stres, depresi dan berbagai emosi negatif lainnya. Jika memang tidak ada masalah organik maka masalah psikologis harus dipikirkan, dan bukan tidak mungkin jika sesak napas merupakan akibat dari kombinasi keduanya. Perlu diketahui juga, sesak nafas juga bisa berhubungan dengan keluhan asam lambung meningkat.

Penanganan sesak nafas dilakukan berdasarkan penyebab dasar terjadinya sesak nafas tersebut. Oleh karena itu sebaiknya Anda tetap berkonsultasi langsung dengan Dokter agar dilakukan pemeriksaan langsung dan wawancara medis lebih mendalam untuk mendiagnosis keluhan yang Anda alami.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan mengenai keluhan Anda Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar