Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

Verifikasi UmurStop Disini

Biskah Kehamilan Terjadi Jika Sperma Keluar Di Luar?

23 Nov 2020, 08:56 WIB
Wanita, 18 tahun.

Halo dok , apakah kita bisa hamil jika kita melakukan sex secara tidak intim tetapi sperma dikeluarkan di luar , disekitar perut bawah ? Dan bagaimana pencegahan untuk tidak hamil?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Kehamilan akan terjadi jika sperma bertemu dengan sel telur dan terjadi pembuahan. Hal tersebut terjadi jika dilakukan penetrasi (memasukkan penis ke dalam liang vagina). Kemungkinan hamil meningkat jika berhubungan saat masa subur. Pada saat berhubungan seksual sebelum mengeluarkan sperma, pria akan mengeluarkan cairan pra ejakulasi. Cairan pra ejakulasi memang tidak mengandung sperma. Namun, dapat membawa sperma yang tertinggal di sepanjang saluran pengeluaran ejakulat.

Mengeluarkan sperma di luar vagina tidak menyebabkan kehamilan. Namun jika ada setetes mani yang sempat masuk ke dalam vagina, hal tersebut dapat menyebabkan kehamilan jika sperma berhasil membuahi sel telur.

Bila Anda sudah terlanjur melakukan hubungan suami istri dan ingin mencegah kehamilan setelah berhubungan maka kontrasepsi yang direkomendasikan adalah pil kontrasepsi darurat. Obat tersebut terdiri atas dua tablet, dalam setiap tablet berisi levonogestrel 750 mikrogram. Tablet pertama harus diminum maksimal 72 jam setelah hubungan seksual tanpa pengaman, diikuti dengan pil yang kedua 12 jam kemudian. Pil ini tidak dapat digunakan sebagai kontrasepsi jangka panjang.

Kontrasepsi darurat bekerja dengan cara mencegah atau menunda ovulasi, mencegah pembuahan, atau mencegah penempelan hasil pembuahan ke dalam dinding rahim. Pil ini tidak akan menggugurkan kandungan atau tidak bersifat aborsi karena kerjanya tidak akan efektif jika penempelan hasil pembuahan telah terjadi. Dengan kata lain kontrasepsi darurat ini tidak dapat menyebabkan aborsi jika kehamilan telah terjadi.

Karena kontrasepsi ini bisa menimbulkan efek samping seperti flek-flek, pusing, mual, muntah, sakit kepala, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan dan kebidanan sebelum mengonsumsi obat ini. Agar efek samping yang muncul bisa diminimalisir. 

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar