Sukses

Dahak dan Ingus Bercampur Darah Kehitaman

18 Nov 2020, 14:41 WIB
Pria, 33 tahun.

Sudah sepekan dahak dan ingus bercampur darah yg kental berwarna kehitaman, saya tidak batuk, tidak merasakan sakit apapun, tiba2 mengalami dahak dan ingus berdarah saat membuang ludah. Saya punya riwayat sakit meningitis TB. Apakah kondisi saya sekarang berbahaya? Haruskah segera ke dokter? Karena masa pandemi masih sulit periksa ke dokter.

dr. Arina Heidyana

Dijawab Oleh:

dr. Arina Heidyana

Halo Sdr, 

Saya mengerti keluhan dan kekhawatiran yang Anda rasakan.

Adanya dahak dan ingus yang bercampur darah bukanlah suatu hal yang normal. Hal ini bisa terjadi kemungkinan adanya pembuluh darah di hidung bagian belakang yang pecah atau ada luka di tenggorokan. Hal ini dapat dipicu akibat kebiasaan mengeluarkan ingus secara keras, teruatama apabila anda sedang batuk dan pilek atau kondisi hidung yang kering sehingga mudah terjadi iritasi.

Selain itu, jika batuk disertai darah disebut sebagai hempoptisis. Ada banyak penyebab hemoptisis (masalah jantung, trauma, infeksi, penyakit paru-paru, dll). Di seluruh dunia, TBC adalah penyebab paling umum dari hemoptisis. Penyebab lain yang juga sering ditemukan adalah bronkitis, bronkiektasis, dan kanker paru-paru.

Jika jumlah darah sedikit dianggap hemoptisis ringan. Sekitar 70% dari hemoptisis ringan memiliki penyebab jinak dan dapat menghilang dengan sendirinya tanpa efek serius atau permanen. Hemoptisis juga dapat disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah kecil yang disebabkan oleh batuk terlalu keras dan/atau infeksi bronkitis. 

Kami menyarankan Anda untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis THT. Dokter akan melakukan wawancara mendalam, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang jika diperlukan untuk menegakkan diagnosis. Setelah diagnosis ditegakkan, barulah dokter akan memberikan penanganan yang tepat.

Terima kasih sudah berkonsultasi di fitur Tanya Dokter. Jangan ragu untuk kembali berkonsultasi jika masih ada keluhan lainnya, ya. 

Anda dapat juga berkonsultasi melalui Aplikasi Klikdokter kapan pun dan di mana pun. 

Semoga Anda cepat sembuh.

0 Komentar

Belum ada komentar