Sukses

Perawatan Wajah Bopeng

15 Nov 2020, 15:08 WIB
Wanita, 21 tahun.

maaf dok. sebelumnya menganggu waktunya. saya ingin bertanya mengenai jerawat. dari bulan februari kemarin 2020 saya memakai produk skincare yang bernama kf skin. ternyata saya g cocok. karena saya tidak tau menau akan jerawat dok, saya dengan usil mencet jerawat sehingga membual pipi kanan kiri saya jadi bopeng. lalu saya ke dokter spkk. namun juga nihil hasilnya. yang saya ingin tanyakan bagaimana saran dokter untuk penyembuhan bopeng ini dok, yang kulit saya berminyak sekarang kondisinya sensitif dan masih suka timbul jerawat. terimakasih sebelumnya dok.

Terima kasih telah mengajukan pertanyaan melalui Klikdokter.com 

 

Ada dua jenis dasar scar atau bopeng, tergantung pada apakah pada kulit mengalami kehilangan kadar kolagen (atrophic scars atau luka atrofi) atau justru mengalami peningkatan kolagen yang berlebihan (hypertrophic scars atau luka hipertofi).

Pada kenyataannya, 80-90 persen orang dengan bekas luka atau jerawat memiliki bekas luka yang terkait dengan hilangnya kolagen dibandingkan dengan minoritas yang menunjukkan bekas luka keloid.

Pada luka atrofi, bekas luka berbentuk cekungan yang dalam ataupun dangkal, dengan tepian yang tegas ataupun tidak tegas, serta ukuran yang bervariasi antara 1-20 mm. Luka ini biasanya cukup kecil jika berada di wajah, akan tetapi bisa berukuran lebih besar jika timbul di dada atau punggung. Scar akan berwarna kemerahan, ini disebabkan karena pembuluh darah yang berada persis di bawah jaringan bekas luka.

Pada luka hipertrofi atau disebut juga sebagai keloid, bentuk jaringan lukanya menebal dan melebar melebihi luka aslinya (meski ada pula yang tidak). Bentuk keloid ini menggelembung dan mengilap setelah luka sembuh. Dari segi warna, keloid cenderung lebih gelap dari warna kulit asli dan ukurannya bervariasi. 

Terdapat beberapa cara yang telah terbukti efektif untuk mengatasi bopeng bekas jerawat dengan merangsang produksi kolagen. Sebesar 40-65 persen memiliki kecocokan dengan perawatan ini. Beberapa caranya yaitu:

Chemical peelingMempunyai hasil yang cukup baik untuk kasus-kasus luka bekas jerawat yang tingkat kedalamannya ringan. Chemical peeling dapat menembus lapisan kulit dengan menggunakan cairan yang dapat meningkatkan produksi kolagen. Beberapa jenis cairan peeling yang dapat digunakan untuk luka atrofi adalah gycolic acid, Jessner’s solution, pyuruvic acid, salicylic acid, dan trichloroacetic acid.

Dermabrasi dan mikrodermabrasiMetode ini mempunyai fungsi mengangkat lapisan sel kulit sampai kedalaman tertentu. Dibutuhkan alat khusus dan anestesi untuk treatment ini.

Teknik ini merupakan pelapisan wajah dengan cara mengikis kulit yang rusak secara mekanis. Gunanya untuk mendorong perangsangan lapisan kulit baru.

Dermal rollerPerawatan ini bertujuan untuk membuat saluran berukuran mikro dengan menggunakan jarum-jarum berukuran kecil, agar partikel yang diberikan dapat masuk ke dalam kulit dengan baik.

Dermal roller berfungsi merangsang pertumbuhan kolagen. Partikel seperti serum akan dimasukkan ke dalam kulit demi merangsang penyembuhan kulit.

LaserTreatment dengan laser dapat mengatasi jenis luka yang dalam maupun dangkal. Jenis laser terbagi menjadi dua, yaitu ablatif dan non ablatif.

Laser ablatif akan menghasilkan pengangkatan jaringan parut yang rusak melalui pencairan, penguapan, atau penguapan. Bedanya dengan laser non ablatif, laser ini tidak menghilangkan jaringan, tetapi merangsang pembentukan kolagen baru. Ini bisa membuat kulit kencang, sehingga membuat bekas luka terangkat ke permukaan. Laser non ablatif yang paling umum digunakan adalah laser NdYAG dan diode.

Krim wajahPenggunaan krim wajah seperti tabir surya dan bahan-bahan yang dapat merangsang perkembangan kolagen di wajah seperti vitamin C, asam retinoid, cantella asiatica, dan lain-lain akan sangat membantu hasil perawatan.

Injeksi steroid intralesiMetode ini merupakan salah satu perawatan paling umum untuk keloid dan bekas luka jenis hipertrofi. Ini bisa menjadi perawatan tunggal maupun sebagai bagian dari beberapa pendekatan terapi. Kortikosteroid dapat mengurangi volume, ketebalan, dan tekstur bekas luka, serta bisa meredakan gejala seperti gatal dan ketidaknyamanan. 

 

Untuk memastikan terapi yang tepat untuk menangani bopeng Anda kami sarankan Anda konsultasi kembali dengan dokter kulit secara langsung, karena masing - masing terapi disesuaikan dengan kondisi bopengnya. 

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. 

0 Komentar

Belum ada komentar