Sukses

belum Haid, Tanda Menopause Atau Hamil?

26 Oct 2020, 21:55 WIB
Wanita, 45 tahun.

saya menstruasi tanggal 17-23 september 2020, selama mens perut saya sakit bagian bawah pada waktu mau keluar gumpalan darah sebesar telur puyuh tetapi menjelang 2 hari mens saya bersih keluar gumpalan darah sebesar mangkok pada saat buang air kecil.. setelah itu mens saya cm keluar air sampai bersih.. tetapi sampai saat ini menstruasi saya belum datang juga padahal selama ini mentruasi saya rutin dan maju 4-5 hari setiap bulannya... saya mau menanyakan saya menuju monopouse apa saya hamil..saya mohon saran & petunjuk nya.. terima kasih dokter

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.com dna bertanya seputar siklus haid yang berubah

Sudahkah Anda melakukan tes pack? jika belum, Anda bisa melakukan tes pack untuk memastikannya.

Menopause adalah tidak terjadinya periode menstruasi selama 12 bulan akibat dari tidak aktifnya folikel sel telur. Usia rata-rata menopause berkisar 43 – 57 tahun. Selain itu, faktor keturunan juga berperan disini, seorang wanita akan mengalami menopause pada usia tidak jauh berbeda dari ibunya. 

Gangguan menstruasi yang ibu alami bisa saja merupakan masa perimenopause (transisi ke masa menopause), yaitu mulai terjadi ketidak seimbangan hormonal, meskipun dapat juga disebabkan oleh penyebab lain yang disebutkan di atas.

Gejala-gejala perimenopause diantaranya adalah :

  • Perubahan periode menstruasi (memendek/memanjang, lebih banyak/lebih sedikit atau tidak menstruasi sama sekali)
  • Hot flashes
  • Keringat malam
  • Kekeringan pada vagina
  • Gangguan tidur
  • Perubahan mood (depresi, mudah tersinggung)
  • Nyeri ketika bersanggama
  • Infeksi saluran kemih
  • Inkontinensia urin (tidak mampu menahan keluarnya air seni)
  • Tidak berminat pada hubungan seksual
  • Peningkatan lemak tubuh di sekitar pinggang
  • Bermasalah dengan konsentrasi dan daya ingat

Untuk membantu meringankan gejala tersebut, yang terpenting saat ini adalah penerapan pola hidup sehat untuk mengruangi gejala, yaitu:

  • Makan makanan sehat yang rendah lemak, tinggi serat; asupan kalsium cukup, hindari rokok dan batasi konsumsi kafein
  • Olahraga teratur minimal 30 menit 3x/hari
  • Usahakan lebih rileks, kurangi stress (seperti dengan meditasi atau yoga).
  • Terapi hormonal. Kontrasepsi oral (pil) sering digunakan untuk pengobatan pada tahapan perimenopause meskipun wanita tersebut tidak memerlukannya untuk tujuan kontrasepsi. Dosis rendah pil kontrasepsi mengurangi gejala hot flashes, kekeringan pada vagina, dan sindroma premenstruasi. Terapi hormonal tersedia dalam berbagai macam bentuk, diantaranya adalah tablet atau patch yang ditempelkan ke kulit, Hormon Replacement Therapy (HRT), dan terapi hormonal lokal (vagina). Namun, sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter kandungan agar sesuai dengan kondisi Anda. 

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga dapat membantu.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar