Sukses

Solusi Menunggu Kehamilan pada Kondisi Mioma Uteri

09 Oct 2020, 16:09 WIB
Wanita, 27 tahun.

Hallo dokter Saya wanita usi 27 thn yg sedang merencanakan kehamilan, sya sudah 1,5 thn menikah. Minggu lalu saya mndatangi klinik spesialis dokter kandungan, lewat transV sya di diagnosa mioma uteri 8,5cm. Keluhan yg sejauh ini sya alami siklus haid tidak teratur, nyeri haid, setiap BAK seperti tidak tuntas, perut membuncit, untuk beraktivitas seperti mencuci terasa perut bag bawah kencang dan kaku . Namun dokter yg mndiagnosa tidak mresepkan obat/vit apapun, beliau hanya mnyarankan untuk melihat dan menunggu apkh dlm 3 bulan terjadi khamilan/tdk. Jika tidak, disarankan datang kembali untuk dtindaklanjuti. Tp 3 bln apa tdk trlalu lama dok, takut kalau2 ukurannya semakin mmbesar. Baiknya harus bagaimana? Terimakasih

Selamat malam, Perkenalkan, saya dr. Dejandra Rasnaya.

Saya mengerti kekhawatiran dan keluhan yang anda rasakan.

Mioma tersebut muncul pada 20% wanita usia reproduksi (usia subur) dan biasanya ditemukan secara tidak sengaja pada pemeriksaaan rutin.  Leiomioma yang tidak bergejala  terjadi sebanyak 40-50% pada wanita usia > 35 tahun. Pada umumnya unilateral (satu) atau kadang-kadang multipel (> 1).  Mioma bervariasi di dalam ukuran dan jumlah. Mioma sendiri juga dikatakan sebagai penyebab infertilitas (gangguan kesuburan) sebesar 27% pada wanita. Keguguran atau komplikasi dapat terjadi pada wanita dengan mioma dan salah satu penyebab histerektomi (operasi pengambilan rahim) terbesar. Leiomioma uteri dapat berlokasi di dinding rahim, menonjol melalui rongga endometrium atau permukaan rahim, dan dikenal sebagai subserosa, intramukosa, dan submukosa.

 

Apakah miom itu harus di operasi?

Tidak ada ukuran standar kapan mioma harus diterapi. Mioma besar tanpa gejala dan tidak mengarah ke keganasan tidak perlu diterapi. Pada mioma yang tidak diterapi, pemeriksaan fisik dan USG harus diulangi setiap 6-8 minggu untuk mengawasi pertumbuhan baik ukuran maupun jumlah mioma. Apabila pertumbuhan stabil maka pasien diobservasi setiap 3-4 bulan. Terapi pengobatan untuk mioma terbagi atas 2, yaitu bedah (operasi) dan non-bedah. Untuk non-bedah, umumnya mioma ditangani dengan terapi hormonal, termasuk di dalamnya adalah Preparat hormonal tersebut akan memproduksi efek hipoestogen untuk mengecilkan mioma. Namun tentu saja terapi ini harus di bawah pengawasan dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Apakah setelah operasi tidak mempengaruhi/ tidak bisa mengadung lagi?

Penelitian menyatakan 50% wanita yang sudah mengalami operasi miom dapat hamil.  Bila haid teratur pasca operasi kemungkinan hamil tetap ada. Konsultasikan selalu dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

mioma yang terjadi pada anda memang tidak mutlak menyebabkan sulit hamil sehingga dokter spesialis kandungan tersebut menyarankan untuk observasi atau memantau apakah berhasil untuk bisa hamil. makin besar atau tidaknya, pastinya sudah dipertimbangkan oleh dokter anda dalam mengambil keputusan saran bagi anda. maka dari itu, saya rasa anda tidak perlu khawatir dan coba mengikuti saran tersebut dan konsultasikan atau tanyakan kembali ke dokter yang memeriksa anda.

Terima kasih sudah berkonsultasi di fitur Tanya Dokter. Jangan ragu untuk kembali berkonsultasi jika masih ada keluhan lainnya, ya.

Anda dapat juga berkonsultasi melalui Aplikasi Klikdokter kapan pun dan di mana pun dengan respon cepat melalui fitur Livechat 24 Jam.

0 Komentar

Belum ada komentar