Sukses

Sesak Napas, Apakah Asma Alergi?

25 Sep 2020, 14:30 WIB
Wanita, 16 tahun.

Halo dok saya ingin bertanya beda sesak nafas dengan asma apa ya dok? saya memiliki riwayat sesak nafas yang akan kambuh ketika alergi,stress ataupun kelelahan.akibatnya seluruh tubuh saya akan kesemutan dimulai dari ujung jari hingga kelopak mata saya dan tak dapat digerakkan, saya tak bisa bernafas dengan baik dan hidung saya tersumbat.saya ingat ketika masih kecil saat saya menderita ispa saya disuruh dokter untuk menggunakan inhaler seumur hidup namun pengobatan ispanya tidak saya selesaikan karena saya tak tahan berada di rumah sakit, saya tak ingat /ragu apakah dulu dokternya mengatakan saya menderita asma atau tidak tapi saya menghentikan penggunaan inhaler dan jika sesak nafas saya kambuh saya hanya akan mengobatinya secara tradisional.saya juga memiliki alergi terhadap debu dan suhu dingin.Saya takut untuk memeriksakan diri ke rumah sakit dok,sekian dok terima kasih.

Terima kasih telah bertanya seputar sesak napas dan asma melalui Tanya Dokter.

Sesak nafas tidak hanya disebabkan oleh asma saja. Untuk itu akan kami bahas lebih lanjut mengenai keluhan ini.

Sesak napas atau yang dalam istilah medis dikenal dengan dyspnoe merupakan perasaan yang dirasakan oleh seseorang mengenai ketidaknyamanan atau kesulitan dalam bernapas. Sesak napas dapat disebabkan oleh gangguan dalam sistem pernapasan (hidung, tenggorokan paru-paru) atau gangguan yang berasal dari luar paru-paru (jantung) atau seringkali disebabkan oleh anemia (kekurangan darah) hingga karena kondisi maag dimana saat perut terasa sangat kembung bisa muncul perasnaan seperti penuh hingga menimbulkan sesak. 

Tanda-tanda dari sesak napas dapat berupa :

  • Peningkatan jumlah frekuensi napas (dewasa >20x/menit; anak >30x/menit; bayi>40x/menit)
  • Kebiruan pada sekitar bibir, ujung-ujung jari
  • Adanya suara napas tambahan seperti ngorok, serak, grok-grok, mengi

Penyebab kegawatdaruratan karena sesak napas dapat berupa :

  • Asma : batuk, mengi 
  • Infeksi paru (pneumonia atau penyakit paru lain seperti tuberkulosis paru dan lain-lain) : batuk, panas, sesak napas
  • Alergi (pembengkakan pada tenggorok yang menyebabkan terjadinya sumbatan) : riwayat makan makanan yang menyebabkan alergi (seafood, kacang, telur, dll)
  • Sakit jantung (disertai nyeri dada)
  • Trauma dada (kecelakaan yang mengenai dada) : riwayat benturan keras di daerah dada, sesak napas, nyeri dada, ada kerusakan pada dada (patah tulang), perdarahan
  • Maag

Berdasarkan keterangan yang kami berikan di atas, kira kira apa yang memicu rasa sesak napas Anda? Apakah ada riwayat asma pada diri Anda? Riwayat asma ditandai dengan sesak nafas berbunyi ngik-ngik, terutama timbul saat udara dingin, atau saat terkena debu. Ditandai dengan menghilangnya gejala setelah pemberian obat seperti salbutamol atau kortikosteroid. Apakah Anda merokok? Apakah Anda ada keluhan terasa panas pada dada? mual atau muntah? rasa seperti terbakar pada daerah leher? apakah Anda memiliki riwayat sakit maag? Jika Ya, maag dapat menyebabkan sensasi seperti sesak nafas. Apakah Anda memiliki kebiasaan berbaring atau tidur setelah makan? Sesak nafas yang disertai pusing berkurang-kunang bisa juga disebabkan oleh karena adanya keadaan anemia (kekurangan darah).

Selain hal-hal tersebut yang telah kami sebutkan, perasaan sesak terkadang dapat dipicu oleh keadaan psikosomatis, yang dipengaruhi oleh stres seperti yang terjadi pada gangguan cemas dan juga serangan panik.

Sayangnya kami mengalami kesulitan untuk memastikan penyebab sesak yang Anda rasakan dikarenakan minimnya data dan keterbatasan kami untuk melakukan pemeriksaan secara langsung. Untuk itu, kami sarankan Anda berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis penyakit dalam agar dapat dilakukan pemeriksaan langsung dan wawancara medis lebih mendalam dalam mendiagnosis kelainan yang Anda alami guna evaluasi dan penanganan lebih lanjut.

Demikian yang dapat kami sampaikan seputar sesak napas dan asma, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar