Sukses

Ingin Cabut Gigi Atas dan Merapikan Gigi

21 Sep 2020, 23:25 WIB
Pria, 26 tahun.

Cabut Gigi Atas dan Merapikan Gigi

Terima kasih sudah bertanya seputar ingin cabut gigi atas dan merapikan gigi melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran anda. Mencabut gigi bagian atas dengan mencabut gigi lain memiliki efek samping yang sama. Yang utama dalam tindakan pencabutan adalah dokter gigi melakukan pencabutan sesuai dengan prosedur standar dari mulai anestesi (pembiusan) hingga pencabutan gigi, sangat kecil kemungkinannya terjadi efek samping yang membahayakan.

Efek samping pada saat proses pencabutan seperti perdarahanan, syok, pusing, pingsan, atau pegal dan mual bisa terjadi pada kondisi-kondisi tertentu. Misal pada penderita darah tinggi yang tidak terkontrol dan pada saat pencabutan tekanan darah sedang naik/tidak normal. Bisa juga pada penderita kelainan darah seperti hemofilia. Atau pada penderita yang cemas berlebihan dan pada saat kondisi belum makan hingga menjadi lemas.

Intinya adalah beritahukan riwayat penyakit Anda pada dokter gigi yang akan melakukan pencabutan. Namun dokter gigi yang merawat Anda akan memutuskan apakah gigi tersebut betul-betul harus dicabut atau tidak, karena sebisa mungkin gigi harus dipertahankan selama mungkin di dalam mulut. Selain itu, jika memang harus dicabut, idealnya gigi tersebut harus dibuatkan gigi tiruan. 

Memang saraf pada gigi rahang atas secara tidak langsung berhubungan dan memiliki pangkal saraf yang sama dengan saraf mata. Namun tindakan pencabutan umumnya tidak mempengaruhi penglihatan anda.

Sedangkan untuk merapikan gigi dapat dilakukan perawatan orthodonti atau kawat gigi sehingga posisi gigi mejadi rapi dan didapatkan harmonisasi dari gigitan gigi rahang atas dan rahang bawah. Tujuan utama dari perawatan orthodontik atau kawat gigi tidak hanya untuk memperbaiki estetika pasien. Gigi yang posisinya tidak normal/berjejal/gigitan rahang atas dan bawah yang tidak normal dapat berpotensi untuk menimbulkan masalah lain yang lebih berat, oleh karena itu perawatan tersebut bertujuan untuk memperbaiki oklusi atau hubungan gigit antara gigi atas dan bawah, memperbaiki posisi gigi yang tidak normal hingga didapat hubungan gigi geligi yang harmonis di dalam lengkung rahang yang normal, dengan demikian dengan sendirinya estetika wajah pasien akan lebih baik daripada sebelum perawatan.

Baca juga artikel terkait:

Pentingkah mengganti gigi yang sudah dicabut dengan gigi tiruan?

Cabut Gigi Bisa Menyebabkan Kebutaan?

- Merapikan Gigi Dengan Invisalign atau Kawat Gigi, Ini Bedanya!

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai ingin cabut gigi atas dan merapikan gigi, Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar