Sukses

Anosmia dan Gejala COVID-19

21 Sep 2020, 09:32 WIB
Wanita, 18 tahun.

Saya mengalami anosmia tdk bisa membau dan merasakan makanan sudah 2 hari, saya tidak demam tp kmrn badan agak hangat, saya tidak sering batuk klo batuk pun cuma dehem2 saja, kepala sempat sakit tp skrg tdk sakit. kemungkinan saya tertular dr org tua saya yg sempat demam mengginggil, batuk, sakit kepala, dan tdk bisa membau jg (skrg sudah sembuh tp utk kemampuan membau msh kurang tajam). jadi parno covid-19 dok, apa yg hrs saya lakukan ya? dan klo bkn covid pun, brrti saya sakit apa ya? terima kasih.

Terima kasih telah bertanya seputar anosmia dan gejala COVID-19 melalui Tanya Dokter.

Apakah Anda punya kontak dengan pasien yang positif covid? Atau Anda habis berpergian dari zona merah? Apakah pekerjaan Anda berkaitan dengan kesehatan?Jika salah satu ya, kemungkinan risiko tertular ada.

Virus corona atau COVID-19 ini menular dengan sangat cepat terhadap sesama manusia. Gejala yang ditimbulkan pun hampir sama dengan gejala batuk dan flu pada umumnya. Selain itu, orang yang terinfeksi bisa juga tidak menimbulkan gejala. Gejala virus corona, yaitu:

- Batuk kering

- Bersin

- Hidung meler

- Sakit tenggorokan

- Demam tinggi

- Sesak napas

- hilangnya kemampuan mengecap dan menghidu (mencium bau)

Jika Anda tidak ada riwayat berpergian dan bukan tenaga medis, jika ada keluhan sebaiknya lakukan karantina mandiri dirumah selama 14 hari. Apabila batuk, demam, hingga sesak nafas tidak juga reda dan timbul gejala lain seperti diatas, silahkan melakukan pemeriksaan langsung ke dokter. Untuk sementara, Anda bisa mengkonsumsi makan yang bergizi, minum banyak, istirahat cukup dan juga bisa tambahkan mengkonsumsi vitamin untuk menambah daya tahan tubuh. Kumur dengan air garam hangat juga dapat mengatasi keluhan gatal atau terasa tak nyaman di tenggorokan.

Namun, ada berbagai penyebab anosmia selain COVID-19, seperti iritasi selaput lendir hidung akibat alergi dan merokok, sumbatan aliran udara ke hidung akibat polip atau tumor, dan kondisi kerusakan otak dan saraf.

Demikian yang dapat kami sampaikan seputar anosmia dan gejala CoVID-19, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar