Sukses

Mengapa Vagina Terasa Gatal Saat Haid?

14 Sep 2020, 21:06 WIB
Wanita, 20 tahun.

Dok Saya mau tanya kenapa saat menstruasi saya selalu merasa gatal pada bagian luar vagina ya Apa penyebabnya?? Padahal saya sudah rutin Mengganti pembalut,membasuh vagina dengan benar

Terima kasih telah menggunakan fitur tanya dokter.

Vagina gatal saat haid memang kerap mengganggu dan membuat tidak nyaman. Kondisi ini bisa terjadi sebelum, selama, atau bahkan setelah haid. 

Ada beberapa hal yang menyebabkan vagina gatal saat menstruasi, misalnya karena vagina kering, infeksi jamur, atau perubahan hormonal. Faktor-faktor tersebut dapat memicu reaksi yang kemudian dikenali oleh otak sebagai rasa gatal.

Mengapa perubahan hormonal menyebabkan gatal saat haid? Itu karena kadar hormon estrogen yang rendah selama masa haid cenderung membuat vagina lebih kering dan mudah iritasi. Sementara pada akhir masa haid, estrogen akan mencapai kadar terendahnya dan dapat membuat vagina sangat gatal.

Selain itu, vagina gatal saat haid juga bisa terjadi karena area kewanitaan tersebut lembap dan kurang terjaga kebersihannya. Faktor lainnya adalah penggunaan pembalut yang salah sehingga menyebabkan vagina gatal, iritasi atau alergi. 

Meskipun sering terjadi, jangan sepelekan kondisi vagina yang gatal saat haid. Pasalnya, hal ini dapat menyebabkan infeksi yang lebih serius di area kewanitaan Anda. Maka dari itu, menjaga kesehatan dan kebersihan vagina adalah hal yang harus diperhatikan ketika sedang menstruasi. Berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan:

Perhatikan Penggunaan Pakaian DalamUntuk mengurangi frekuensi vagina gatal saat haid, pastikan Anda memelihara kebersihan dan menghindari kelembapan pakaian dalam.  Pakaian dalam wajib diganti setiap hari, jika kotor dapat diganti lebih sering. Memilih pakaian dalam yang nyaman dan terbuat dari bahan katun juga dapat membantu mengurangi rasa gatal selama haid.

Jaga Kebersihan Area KewanitaanGatal di area vagina dapat disebabkan kurangnya kebersihan. Darah sendiri merupakan media yang disukai bakteri untuk berkembang biak, sehingga higienitas area kewanitaan semasa menstruasi perlu diperhatikan dengan lebih.

Vagina merupakan organ yang dapat membersihkan diri sendiri, sehingga produk kewanitaan tidak diperlukan. Area luarnya, seperti vulva, dapat dibersihkan dengan air dan sabun saat mandi. Sebaiknya gunakan sabun lembut yang tidak mengandung antiseptik atau pewangi untuk area kelamin luar. 

Basuh Area Kewanitaan dengan Cara yang BenarBiasakan untuk membilas kemaluan dengan air mengalir dari arah depan ke belakang setelah berkemih. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya infeksi. Kemudian, keringkan dengan ditepuk-tepuk lembut menggunakan tisu agar tidak lembap.

Rutin Ganti PembalutDi samping itu, rutinlah mengganti pembalut Anda selama masa haid, jangan menunggu pembalut penuh baru menggantinya. Anda dapat mengganti pembalut setidaknya empat kali dalam satu hari. 

Ganti Merek PembalutAnda mungkin tidak cocok dengan merek pembalut tertentu, sehingga menimbulkan iritasi yang menyebabkan rasa gatal muncul. Jika ini sebabnya, cara menghilangkan gatal pada kemaluan wanita dapat dengan mencoba merek lain, yang diharapkan tidak menimbulkan iritasi. Pilihkan produk pembalut yang tidak mengandung pewangi.

Hindari MenggarukCara mengatasi vagina gatal yang sering kali dilakukan adalah menggaruknya. Sebisa mungkin hindari menggaruk area yang gatal, agar vagina tidak iritasi dan akhirnya memicu infeksi. Menggaruk vagina pun dapat menyebabkan infeksi menyebar. 

Vagina gatal saat haid memang mengganggu. Jika itu disebabkan oleh fluktuasi hormonal, biasanya gatal akan menghilang beberapa hari setelah selesai haid. Namun jika gatal masih terus mengganggu, segeralah lakukan pemeriksaan ke dokter. Bisa jadi itu pertanda adanya infeksi atau peradangan di sekitar vagina.  

Demikian, semoga bermanfaat. 

0 Komentar

Belum ada komentar