Sukses

Sering BAK

04 Sep 2020, 11:00 WIB
Wanita, 23 tahun.

Malam dok, Saya jadi merasa sering ingin buang air kecil, sehingga terkadang frekeunsinya cuma sedikit sekali, kemudian sakit di perut bagian kiri, tidak sakit sih hanya berasa tidak enak saja. Apakah kondisi saya normal dok? Saya jadi ingin kencing setelah minum dok, pasti langsung ingin ke kamar mandi.

Halo

Saya mengerti keluhan yang Anda sampaikan dan saya mengerti kekhawatiran Anda.

Buang air kecil adalah mekanisme tubuh mengeluarkan sisa metabolisme yang sudah tersaring di dalam ginjal. Frekuensi BAK sangat dipengaruhi oleh seberapa banyak cairan yang kita konsumsi, semakin banyak cairan yang kita konsumsi maka semakin sering kita BAK, serta dengan udara dingin pun BAK kita dapat meningkat frekuensinya. Sering buang air kecil juga dapat disebabkan oleh adanya infeksi, kelainan pada struktur kandung kemih, kecemasan, kafein (kopi), dan beberapa penyakit. 

Berikut merupakan hal-hal yang perlu diperhatikan jika Anda memiliki keluhan dalam berkemih, Berapa banyak buang air kecil dalam sehari? Berapa banyak cairan yang Anda konsumsi? Apakah urin disertai pasir atau darah? Sudah berapa lama keluhan ini Anda rasakan? Apakah ada rasa nyeri saat buang air kecil? Atau adakah keluhan lain? Apakah buang air kecil dirasa tuntas?

Buang air kecil yang sering pada pria, dapat disebabkan oleh beberapa hal:

  • Infeksi saluran kemih. Keluhan ini biasanya disertai dengan nyeri saat buang air kecil, buang air kecil tidak lampias, atau buang air kecil yang sering namun hanya sedikit-sedikit. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kemih adalah minum sedikit, sanitasi yang buruk, dan hubungan seksual yang tidak sehat
  • Gangguan pada persarafan. Gangguan pada persarafan kandung kemih dapat menyebabkan gangguan buang air kecil. Hal ini biasanya terjadi pada pasien dengan riwayat stroke.
  • Overactive Bladder (OAB). OAB ditandai dengan berkemih minimal 3x dalam semalam dan jumlah berkemih mencapai minimal 8x/hari, urinary urgency (keinginan untuk segera berkemih), dan urinary incontinence (tidak dapat menahan berkemih). OAB sendiri memang lebih sering terjadi pada wanita. Faktor risikonya adalah sering melahirkan dan berat badan berlebih.
  • Cemas
  • Konsumsi kafein.  Kafein memiliki efek diuretik pada ginjal yaitu meningkatkan produksi urin (buang air kecil) yang secara tidak langsung menurunkan kadar elektrolit natrium dan kalium darah, dan bahkan dapat mengakibatkan dehidrasi pada cuaca panas.
  • Diabetes Mellitus. Gejala diabetes yang paling khas memang adalah 3P yaitu polidipsi (minum banyak karena sering haus), polifagi (makan banyak melebihi biasa), dan poliuri (berkemih banyak > 5x ketika istirahat atau tidur). Jadi berkemih banyak sewaktu Anda sedang beraktivitas atau karena Anda minum banyak bukanlah gejala dari Diabetes.
  • Diabetes insipidus: kekurangan hormon antidiuretik atau kurangnya respon ginjal terhadap hormon antidiuretik. Kondisi ini menyebabkan jumlah air kencing yang berlebih.Pembesaran kelenjar prostat: biasa terjadi pada pria yang sudah lanjut usianya >50 thn.

Terima kasih sudah berkonsultasi melalui fitur Tanya Dokter. Jangan ragu untuk kembali berkonsultasi jika masih ada keluhan lainnya, ya.

Anda dapat juga berkonsultasi melalui Aplikasi KlikDokter kapan pun dan di mana pun dengan men-download aplikasi Klikdokter melakui Play Store/ Android: https://www.klikdokter.com/download-App Store : https://app.adjust.com/n01yug7   

Semoga sehat selalu.

0 Komentar

Belum ada komentar