Sukses

Stretch Mark

15 Aug 2020, 19:42 WIB
Wanita, 25 tahun.

Dok ngilangin sterch Mark yang udah 6 tahun gimana ya . Tambah item tambah parah soal nya

dr. Valda Garcia

Dijawab Oleh:

dr. Valda Garcia

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Stretch mark terjadi karena peregangan kulit yang berlebihan dalam waktu singkat seperti pada kehamilan, pada peningkatan atau penurunan berat badan yang terlalu cepat, atau akibat pemakainan obat steroid sehingga kulit kehilangan elastisitasnya. Munculnya stretch mark dipengaruhi oleh genetik atau keturunan.

Usaha untuk menghilangkan stretch mark sangat sulit untuk dilakukan karena pada dasarnya stretch mark terbentuk karena rusaknya elastisitas kulit, sehingga terbentuk garis-garis pada kulit. Karena secara anatomi kulit sudah mengalami kerusakan, maka stretch mark yang sudah terjadi tidak dapat dihilangkan 100%, namun hanya bisa diminimalisir dengan menggunakan krim secara teratur disertai dengan melakukan tindakan-tindakan medis.

Beberapa pilihan terapi untuk stretchmark diantaranya:

Krim tretinoinKrim tretinoin memperbaiki stretch marks dengan meningkatkan pembentukan kolagen dan dapat membantu memperbaiki stretch marks yang usianya kurang dari 2-3 bulan dan masih berwarna kemerahan. Penggunaan krim tretinoin pada stretch marks yang berusia lebih dari 2-3 bulan tidak efektif. Namun, krim tretinoin tidak dapat digunakan pada Ibu hamil dan menyusui.

Terapi LaserPenanganan dengan laser bertujuan untuk menstimulasi pembentukan kolagen, elastin atau melanin di kulit. Penggunaan tipe laser berbeda-beda bergantung dengan usia dan lokasi stretch marks serta warna kulit Ibu.

MikrodermabrasiPenanganan dengan mikrodermabrasi bertujuan untuk menghilangkan lapisan kulit yang paling luar dan memicu pertumbuhan lapisan kulit baru yang lebih elastis. Penanganan dengan mikrodermabrasi ini efektif untuk stretch marks yang usianya sudah lama.

Untuk itu kami menganjurkan agar Anda dapat memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk terapi lebih lanjut.

Demikian informasi yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar