Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

Verifikasi UmurStop Disini

Efek Onani dan Nyeri Pinggang

14 Aug 2020, 23:41 WIB
Pria, 20 tahun.

Selamat pagi dok. Saya pria usia 20 tahun. Biasa masturbasi 1-2 minggu sekali, setiap kali masturbasi saya bisa 2-3 kali ejakulasi. Saya berusaha mengurangi aktivitas tersebut, tapi setiap lebih dari satu minggu tidak masturbasi pinggang saya terasa nyeri dan kondisi fisik bagian bawah (sekitar kemaluan) tidak nyaman. Kadang juga buang air kecil disertai cairan mirip sprema. Mohon jawabannya dok, terima kasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Onani atau masturbasi merupakan suatu perangsangan seksual pada alat kelamin yang sengaja dilakukan untuk mendapatkan kepuasan seksual. Masturbasi tidak menyebabkan terjadinya kemandulan. Kebiasaan melakukan masturbasi bukanlah hal yang positif, terlebih jika dilakukan frekuensi yang sangat sering (hampir setiap hari). Kebiasaan melakukan masturbasi dapat menimbulkan masalah psikis dimana timbul pikiran terus menerus untuk melakukan masturbasi. Selain itu, tindakan masturbasi juga dapat menyebabkan perlukaan dan peningkatan risiko infeksi pada kemaluan akibat penggunaan benda-benda yang tidak terjamin kebersihannya. 

Sperma dihasilkan di dalam saluran reproduksi pria yaitu testis dan kemudian disimpan dan disalurkan apabila terjadi ejakulasi. Sel sperma akan matang dalam waktu kurang lebih 48 jam. Apabila ejakulasi terjadi lebih dari satu kali dalam waktu kurang dari 48 jam maka kualitas sperma akan berkurang karena sperma belum matang. Onani atau masturbasi yang sampai menimbulkan ejakulasi lebih dari satu kali dalam waktu 48 jam akan mengurangi kualitas sperma.

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengalihkan keinginan melakukan masturbasi adalah dengan melakukan hal-hal yang lebih positif seperti dengan berolah raga, melakukan hobi-hobi anda, dll. Hindarilah hal-hal yang memicu anda untuk melakukan masturbasi seperti melihat gambar atau membaca buku-buku yang merangsang.

Berkaitan dengan keluhan kedua Anda yaitu nyeri pinggang. Sakit pinggang dapat disebabkan oleh beberapa hal (otot, ginjal, saraf, tulang belakang). Bila menyebar hingga kaki dapat disebabkan oleh terjepitnya saraf. Nyeri pinggang juga dapat disebabkan oleh nyeri rujuk, misal pada batu ginjal atau dismenorea. Pada nyeri kolik karena batu ginjal, keluhan berupa nyeri tajam, seperti diremas, tiba-tiba,  yang terjadi pada bagian pinggang belakang atau pada perut bagian bawah. Nyeri ini dapat menjalar ke  daerah selangkangan dan nyeri terjadi terus menerus.

Low back pain (LBP) atau sakit punggung/pinggang belakang dipengaruhi oleh faktor usia, jenis kelamin, faktor kegemukan, pekerjaan, dan aktivitas/olahraga. Di antara penyebab LBP yang lain adalah proses degeneratif (spondilosis, HNP, osteoartritis), penyakit peradangan, osteoporotik, kelainan bentuk tulang belakang (skoliosis), gangguan sirkulasi, tumor, infeksi, masalah psikoneurotik, dsb.

Sakit pinggang yang dikeluhkan perlu dipastikan terlebih dahulu penyebabnya, untuk itu sebaiknya Anda  mengunjungi dokter spesialis saraf agar dapat dipastikan penyebabnya dengan wawancara medis mendetil, pemeriksaan fisik yang lengkap dan juga pemeriksaan penunjang seperti foto rotgen atau MRI daerah tulang belakang.

Rasa nyeri yang Anda alami dapat dikurangi dengan konsumsi obat anti nyeri. Namun harus juga diperhatikan untuk menghindari berbagai aktivitas yang dapat memicu dan memperberat keluhan ini. Beberapa tips yang dapat diterapkan adalah:

Biasakan untuk melakukan pemanasan sebelum bekerja

Selalu perhatikan posisi duduk atau berdiri yang benar

Saat hendak mengangkat benda berat, jagalah sumbu tubuh dalam posisi tegak, jangan membungkuk yang justru akan menambah beban dan regangan pada tulang belakang

Olahraga berenang atau bersepeda bermanfaat untuk mengurangi nyeri dengan mengurangi tekanan pada struktur tulang punggung dan sekitarnya.

Hindari olaharaga yang memberikan beban pada tulang belakang seperti lari dan mengangkat beban yang justru akan memperparah nyeri, seperti lari atau angkat beban

Tidur dalam posisi lurus, sebaiknya di atas kasur/alas yang keras

Coba latihan kekuatan otot punggung/latihan core seperti plank, side plank, bridge.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam, 

0 Komentar

Belum ada komentar