Sukses

Berbagai Keluhan

11 Aug 2020, 09:36 WIB
Wanita, 41 tahun.

Dok sya mau nanya punggung saya kok linu linu ya ,sama saya gak bisa tidur ,sama perut belum makan malah udah kenyang kaya gmn gitu dok,saya perwmpuan umur 41 goldar O

Halo

Saya mengerti keluhan yang Anda sampaikan dan saya mengerti kekhawatiran Anda.

 Punggung Pegal

Nyeri pada punggung atas sering dikaitkan dengan nyeri atau kaku leher. Pada sebagian kasus memang nyeri ini merupakan suatu kondisi yang tidak perlu dikhawatirkan namun pada beberapa individu keluhan ini menjadi suatu keadaan yang sangat menggangu. Keluhan ini biasanya muncul akibat beberapa penyebab seperti salah posisi tidur, menggunakan komputer dengan waktu yang lama, ataupun akibat salah posisi duduk. Kecemasan dan stres juga dapat menyebabkan nyeri pada leher atau tulang belakang.

Cara mengatasi nyeri pada punggung di rumah :

  • Bila sangat nyeri, Anda dapat mengkonsumsi obat-obatan untuk nyeri seperti parasetamol, ibuprofen atau beberapa anti-nyeri yang dapat dioles.
  • Cobalah untuk mengompres bagian yang pegal dengan kompres panas dan dingin, dapat mengurangi nyeri dan kekakuan otot.
  • Tidur dengan jumlah bantal yang tidak tinggi, cobalah untuk tidur dengan 1 bantal saja, hindari tidur dengan 2 atau 3 bantal selama masih ada nyeri dan kaku leher dan punggung
  • Coba periksa postur tubuh Anda saat duduk, cobalah untuk selalu bersender dan tegap, namun hindari postur terlalu kaku.
  • Bila Anda sudah lama bekerja depan komputer, coba istirahat sejenak untuk melemaskan otot-otot pada leher dan punggung.Koreksi posisi duduk Anda jika beraktivitas di depan komputer dalam waktu lama. Pastikan posisi duduk Anda baik dan benar.

Sulit Tidur

Insomnia adalah kesukaran dalam memulai atau mempertahankan tidur. Insomnia merupakan bagian dari gangguan tidur, tetapi keluhan ini adalah keluhan yang paling sering dari gangguan tidur.

Sebelumnya harus Anda ketahui bahwa terdapat beberapa faktor penyebab gangguan tidur dalam hal ini insomnia, seperti faktor psikologis dan biologis, penggunaan obat-obatan dan alkohol, faktor lingkungan dan kebiasaan buruk. Faktor-faktor tersebut jarang berdiri sendiri melainkan saling berkaitan. Contohnya adalah faktor fisik tertentu yang dapat memicu timbulnya masalah psikologis, begitupun sebaliknya, faktor psikologis dapat memengaruhi sistem saraf pusat sehingga membuat kondisi fisik senantiasa siaga seperti saat cemas, tegang, atau stres.

Mengingat banyaknya faktor yang dapat menyebabkan insomnia, perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya, termasuk menggali berbagai kemungkinan adanya kondisi medis yang mendasari. Bila ditemukan kondisi medis / penyakit yang mendasari, maka pengobatan dilakukan sesuai dengan kondisi medis yang mendasari. Namun bila kemungkinan tersebut sudah dapat disingkirkan, berikut beberapa tips yang dapat Anda terapkan:

  • Hindari konsumsi minuman yang mengandung kafein saat sore hingga malam hari
  • Biasakan diri untuk berolahraga teratur, tidak merokok, hindari konsumsi alkohol,narkotik, dsb.
  • Cobalah mengatur pola tidurBangun dan tidur pada waktu yang sama setiap harinya, bahkan ketika hari libur.Buatlah suasana yang efektif dan efisien untuk tidur.Buat diri senyaman mungkin untuk tidur, seperti dengan penggunaan lampu tidur, penutup mata, menghindari suara bising, televisi, dsb. Tidur di ruangan gelap lebih baik daripada ruangan terang.
  • Hindari penggunaan obat tidur, terutama tanpa anjuran dokter.Obat tidur hanya efektif untuk sementara dan penggunaan yang berlebihan justru akan membuat penurunan efektivitas obat tersebut. Terapi terbaik adalah dengan mengatasi penyebabnya, bukan gejala. Selama penyebab yang mendasari masih ada, Anda akan terus mengalami gangguan tidur.
  • RelaksasiBuat diri serileks mungkin, seperti dengan meditasi atau yoga.Berpikir positif.
  • Jika memiliki masalah psikologis, cobalah untuk menerima dan menghadapinya dengan tenang. Ceritakan masalah Anda kepada orang disekitar Anda yang dapat dipercaya.

 

Mudah Kenyang 

Kami akan menjelaskan mengenai peningkatan asam lambung atau disebut sindrom dispepsia. Sindroma dispepsia merupakan suatu kumpulan gejala saluran cerna terdiri dari perut kembung, terasa penuh sehingga mudah kenyang, perut perih di bagian atas (ulu hati), sering bersendawa, mual, muntah, dll. Apakah anda mengalami keluhan seperti ini? Dyspepsia biasanya disebabkan oleh penyakit ulkus lambung atau kelebihan asam lambung. Pengobatan sindrom dispepsia sangat tergantung dari penyebabnya.

Awalnya,  Anda dapat mengonsumsi obat anti asam lambung yang berisikan antasid untuk meredakan gejala. Selain dengan pemberian obat anti asam lambung secara teratur, kami sarankan sebaiknya Anda menjaga pola makannya dengan makan lebih sering dalam porsi kecil dan teratur, menghindari makanan pedas, asam, alkohol, kopi, soda, dan makanan yang dapat merangsang pengeluaran gas seperti kol dan menghindari obat-obatan yang menimbulkan luka pada lambung seperti aspirin. Selain itu, stres psikis juga harus dihindari karena dapat memicu pengeluaran asam lambung yang berlebihan.

Terima kasih sudah berkonsultasi melalui fitur Tanya Dokter. Jangan ragu untuk kembali berkonsultasi jika masih ada keluhan lainnya, ya.

Anda dapat juga berkonsultasi melalui Aplikasi KlikDokter kapan pun dan di mana pun dengan men-download aplikasi Klikdokter melakui Play Store/ Android: https://www.klikdokter.com/download-App Store : https://app.adjust.com/n01yug7   

Semoga sehat selalu.

0 Komentar

Belum ada komentar