Sukses

Sariawan Berulang, Apa Penyebabnya?

05 Aug 2020, 18:01 WIB
Pria, 48 tahun.

Dok. Ini seputar ayah saya dengan usia 48 tahun BB 75 tinggi 175. Ia mengalami sariawan yg tak kunjung sembuh. Selalu muncul di tempat yg berbeda apabila sembuh satu sariawannya. Pernah minum antibiotik amoxicilin selama 3 hari. Agak mendingan. Setelah amoxicilin dihentikan, muncul lagi sariawannya. Jumlah sariawan nya banyak dan sangat perih. Lokasi berubah2, apabila sembuh muncul kembali. Riwayat penyakit hupertensi. Riwayat obat amlodipin. Riwayat alergi tidak ada. Kira2 apa yg terjadi paa ayah saya dan bagaimana tatalaksanya dok. Terimakasih dokter :)

Selamat malam, Perkenalkan, saya dr. Dejandra Rasnaya. 

Saya mengerti kekhawatiran dan keluhan yang anda rasakan.

Sariawan atau Stomatitis Aftosa Rekuren (SAR) atau canker sores adalah penyakit yang paling banyak terjadi di dalam mulut. Sariawan adalah peradangan yang terjadi di lapisan mukosa mulut, berwarna putih dikelilingi warna merah meradang. Sariawan dapat timbul dengan bentuk bermacam-macam, bentuk luka iritasi tunggal maupun multipel, dangkal, berbentuk bulat, lonjong dan sakit. Masa penyembuhan sariawan biasanya sekitar 7 hari sampai berbulan-bulan dan sifatnya sering kambuh dan tidak menular.

Penyebab sariawan belum dapat diketahui secara pasti, namun bisa dipicu oleh beberapa factor pencetus: seperti stres, alergi makanan, luka/trauma di mulut seperti gigi palsu yang tajam, sikat gigi terlalu kencang, infeksi virus atau bakteri pada mulut, mulut kering, perubahan imunitas, perubahan hormonal, akibat pemakaian obat-obatan tertentu, siklus haid, atau minuman yang asam. Factor genetika, sariawan pada anak-anak akan lebih sering terjadi bila orangtuanya sering menderita sariawan.

Jika sariawan berulang anda berada di lokasi yang sama, maka bisa dicurigai adanya gesekan gigi yang tajam atau sering tergigit akibat adanya posisi gigi yang tidak baik. Tapi jika sariawan berulang di lokasi yang berbeda-beda, bisa jadi penyebabnya adalah faktor stres atau hormonal.

Faktor mekanisme autoimun atau hipersensitivitas kemungkinan juga dapat berpengaruh terhadap kejadian sariawan. Namun terkadang sariawan juga merupakan tanda dari adanya suatu penyakit sistemik, oleh karena itu penting untuk menegakkan diagnosis yang tepat untuk mengetahui penyebab penyakitnya, dan menentukan terapi yang sesuai.

Pengobatan yang dapat dilakukan pada sariawan adalah pengobatan simtomatik, yaitu dengan mengobati gejala-gejala yang timbul. Seperti mengurangi rasa sakit, serta mencegah terjadinya sariawan baru. Untuk pengobatan Sariawan ringan dapat menggunakan obat kumur antibakteri, contoh: khlorhexidin 0,2% atau salep kenalog in orabase.

Selain itu penting sekali untuk mengkonsumsi makanan yang tepat, seperti buah-buahan yang mengandung vitamin C, vitamin B12 1000mcg, banyak minum air putih, hindari makanan yang pedas dan diikuti dengan minum minuman yang dingin, olah raga yang teratur dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga menurunkan resiko terjadinya sariawan yang disebabkan penurunan sistem imun.

Terima kasih sudah berkonsultasi di fitur Tanya Dokter. Jangan ragu untuk kembali berkonsultasi jika masih ada keluhan lainnya, ya.

Anda dapat juga berkonsultasi melalui Aplikasi Klikdokter kapan pun dan di mana pun dengan respon cepat melalui fitur Livechat 24 Jam.

0 Komentar

Belum ada komentar