Sukses

Penyebab Haid Tidak Teratur dan Warna Darah Haid

04 Aug 2020, 15:37 WIB
Wanita, 22 tahun.

Dok ... aku mau tanya... kenapa ya kadang haid ku gak lancar... sebulan haid sebulan nya lagi enggak...terus kadang kalo haid yg keluar awal nya darah tp lama2 yg keluar semacam apa ya dok warna nya hitam pekat... aku rasa bukan darah dan tidak cair seperti darah ..

Terima kasih telah bertanya seputar penyebab haid tidak teratur melalui fitur Tanya Dokter

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan tentang haid tidak teratur.

Pertama izinkan kami menjelaskan tentang siklus haid yang normal. Siklus menstruasi normalnya berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari. Bila siklus haid tidak teratur, maka sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk mengetahui penyebab dari siklus haid Anda yang tidak teratur.

Adapun siklus menstruasi tidak teratur umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain:

  • Pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) > 30
  • Malnutrisi (kurang gizi)
  • Stres psikologis
  • Atlet
  • Kekurangan vitamin K
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • Kelainan pembekuan darah
  • Gangguan hormon tiroid

Selain gangguan hormonal, dapat juga terjadi gangguan organ kandungan.Untuk memastikannya, dapat dilakukan pemeriksaan USG kandungan.

Untuk mengatasinya, cobalah beberapa tips dibawah:

Hindari Aktivitas Fisik yang Berat

Terlalu lelah adalah salah satu penyebab utama terlambatnya proses siklus haid. Hal ini karena tubuh membutuhkan sejumlah energi untuk meneruskan proses menstruasi secara teratur. Ketika jumlah energi habis karena adanya aktifitas yang berat, maka haid tidak datang tepat pada waktunya. Dan ketika siklus tidak lancar, maka sindrom pra-menstruasi datang mengancam. Untuk itu hindarilah kelelahan berlebihan.

Tubuh setiap manusia memiliki ambang lelah yang berbeda-beda, tergantung dari ketahanan stamina tubuh seseorang. Stamina dapat dilatih dengan berolahraga secara teratur Untuk memulai, cobalah jogging selama 15 menit dahulu, kemudian dilatih untuk menambah waktu minimal hingga 30 menit sehari.

Hindari Stres

Di atas batang otak manusia, terdapat satu struktur yang disebut hipotalamus. Hipotalamus memiliki beberapa fungsi dan yang terpenting adalah menghubungkan sistem saraf dengan kelenjar endokrin melalui kelenjar hipofisis atau pituitasi. Hipotalamus mengatur berbagai tingkatan hormon, termasuk hormon-hormon reproduksi wanita, yaitu esterogen dan progesteron.

Bila seorang wanita berada pada tekanan mental ekstrim seperti stres, maka produksi esterogen dan progesteronnya akan terganggu. Ketidakseimbangan ini dapat menyebabkan siklus haid tidak teratur.

Sama dengan stamina, ambang stres setiap orang juga berbeda- beda tergantung dari ketahanan jiwanya. Ketahanan jiwa berhubungan dengan tubuh yang sehat. Oleh karena itu, dengan melatih tubuh berolahraga teratur, tubuh akan menjadi lebih segar dan memiliki stamina yang baik sehingga tidak mudah terserang stres.

Asupan Gizi

Asupan nutrisi tepat untuk kebutuhan gizi tubuh sangat diperlukan. Karena status kualitas dari asupan nutrisi dan gizi mempengaruhi kinerja kelenjar hipotalamus yang memiliki peran mengendalikan kelancaran siklus haid yang ada.

Warna dan kekentalan darah dapat berubah sepanjang periode haid. Suatu hari, darah terlihat tipis dan encer, hari berikutnya kental hingga seperti bergumpal-gumpal. Warnanya bisa merah cerah hingga coklat, dalam jumlah yang banyak maupun sedikit.

Pada hari-hari awal haid, umumnya darah berwarna kemerahan. Mendekati akhir masa haid biasanya warna darah berubah menjadi kecoklatan hingga kehitaman atau bergumpal-gumpal. Ini merupakan perubahan yang normal dan terjadi karena darah tertahan di dalam dan tidak dikeluarkan segera dari dalam tubuh.

Perubahan pada warna dan kekentalan darah seringkali normal, tetapi ada beberapa kondisi yang mendasari perubahan ini:

  • Keguguran
  • Myoma rahim
  • Gangguan tiroid
  • Ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron

Mengenai kondisi Anda, sepertinya yang Anda alami normal saja. Tapi jika ragu, Anda bisa memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan untuk mencari tahu penyebab pastinya.

Demikian informasi yang dapat diberikan, semoga bermanfaat

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar