Sukses

Batu empedu

02 Aug 2020, 07:47 WIB
Pria, 44 tahun.

sy mau konsultasi batu empedu dan bedah digestif makasih dok...

dr. Adeline Jaclyn

Dijawab Oleh:

dr. Adeline Jaclyn

Halo bapak

Saya mengerti keluhan yang disampaikan dan kekhawatiran Anda.     

Empedu merupakan salah satu organ pencernaan manusia. Di dalam empedu terdapat kandung empedu. Cholelitiasis merupakan suatu kondisi dimana terdapat batu di dalam empedu sedangkan cholecystitis adalah peradangan pada kandung empedu.

Kandung empedu terlibat penuh dalam proses terbentuknya cairan empedu yang disemprotkan ke dalam usus untuk membantu proses pencernaan, terutama makanan yang berlemak, di akhir terowongan usus, cairan ini akan ditarik kembali untuk dipakai ulang. Perlu Anda pahami bahwa cairan empedu terbuat dari kolesterol, yang tentunya diambil dari kolesterol dalam darah manusia.

Jika kolesterol terlalu menumpuk, maka akan terjadi proses saturasi dan pembentukan batu di dalam kandung empedu, batu ini bisa menyumbat saluran yang harus dilewati cairan empedu dan menimbulkan rasa nyeri di area perut dibagian atas. Nyeri dirasakan terutama jika mengkonsumsi makanan berlemak. 

Berikut pencegahan terjadi batu empedeu:

  1. Kurangi konsumsi makanan berlemak (termasuk makanan bersantan, gorengan) 
  2. Makanlah makanan yang tinggi akan serat, seperti gandum dan sayur-sayuran. makanan tinggi serat ini akan mengikat cairan empedu sehingga tidak bisa digunakan ulang, sehingga empedu terpaksa mengambil kolesterol baru untuk diolah menjadi cairan empedu, hal ini berarti kadar kolesterol di darah akan otomatis turun. 

Penanganan batu empedu dapat berupa pengobatan dan operasi. Pada penanganan dengan pengobatan (menghancurkan atau melewatkan batu empedu ke saluran cerna selanjutnya) maka terdapat kemungkinan untuk terjadi kekambuhan. Hal ini berkaitan karena kandung empedu masih ada, sehingga dapat terjadi batu kembali. Kekambuhan juga lebih sering terjadi pada pasien yang pernah mengalami batu empedu multipel. Penanganan yang paling baik yang saat ini direkomendasikan untuk mencegah kekambuhan adalah dengan melakukan pengangkatan kandung empedu. 

Normalnya Organ hati memproduksi empedu untuk membantu pencernaan makanan. Jika kandung empedu diangkat, cairan empedu akan mengalir dari hati menuju ke saluran empedu dan akhirnya ke usus halus, tanpa disimpan terlebih dahulu di kandung empedu. Karena setelah pengangkatan kandung empedu, aliran empedu ke usus halus menjadi lebih sering, maka tinja mungkin lebih lunak atau frekuensi buang air besar meningkat.

Kami sarankan Anda melakukan konsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis bedah digestif yang menangani Anda agar Anda dapat berdiskusi dengan dokter mengenai terapi apa yang cocok dengan kondisi Anda saat ini.

 Serba Serbi Sakit Perut yang Perlu Anda Tahu

Serba-serbi Pembiusan

Kondisi Perut Menunjukkan Kesehatan Anda

Terima kasih sudah berkonsultasi melalui fitur Tanya Dokter. Jangan ragu untuk kembali berkonsultasi jika masih ada keluhan lainnya, ya.  

Bapak dapat juga berkonsultasi melalui Aplikasi KlikDokter kapan pun dan di mana pun dengan men-download aplikasi Klikdokter melakui Play Store/ Android: https://www.klikdokter.com/download-App Store : https://app.adjust.com/n01yug7  

Semoga sehat selalu/semoga lekas membaik.  

0 Komentar

Belum ada komentar