Sukses

Susah BAB

29 Jul 2020, 16:50 WIB
Wanita, 19 tahun.

Dok, kenapa saya susah bab ya, udah hampir seminggu gk bab Udah minum obat, udah pakek microlax juga tapi masih ttep ga bisa bab makan juga udah teratur

dr. Adeline Jaclyn

Dijawab Oleh:

dr. Adeline Jaclyn

Halo Sdri

Saya mengerti keluhan yang disampaikan dan kekhawatiran Anda.     

Konstipasi/sembelit adalah keadaan jarangnya frekuensi buang air besar (BAB), penurunan frekuensi gerakan usus, BAB keras dan sulit. Jika BAB keras dipaksakan dengan cara mengedan maka dapat terjadi iritasi pada daerah sekitar lubang dubur sehingga dapat timbul perdarahan.

Selain iritasi, tekanan yang diberikan saat mengedan dapat menimbulkan peningkatan tekanan pada pembuluh darah di dalam anus, dimana jika tekanan tersebut terlalu keras maka dapat melukai dinding pembuluh darah dan kemudian menimbulkan perdarahan. Kejadian tersebut seringkali dikenal dengan wasir atau hemorrhoid. Perdarahan pada wasir jika tidak terlalu banyak dapat berhenti sendiri, namun jika luka daerah tersebut terlalu luas maka perdarahan dapat sulit berhenti.

Terkadang konstipasi juga menyebabkan nyeri perut, nyeri ini bisa berasal dari organ pencernaan yang kelelahan akibat terus berkontraksi untuk mengeluarkan kotoran, namun kotoran sulit dikeluarkan.

Selain itu, juga bisa berasal dari otot atau kram perut, dimana saat sembelit otot-otot perut bekerja lebih keras agar dapat mengeluarkan kotoran, sehingga membutuhkan banyak sumber energi yang terbatas, kemudian otot akan menggunakan energi dalam bentuk lain yang akan menghasilkan produk sisa yang menyebabkan rasa kram.

Hal yang bisa anda lakukan untuk mencegah konstipasi :

Makan makanan yang tinggi kadar seratnya

Makanan yang mengandung banyak serat, akan membantu tubuh membentuk tinja yang lebih lunak. Jenis makanan tersebut, diantaranya adalah kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran. Pastikan selalu ada sayuran dalam setiap porsi makanan anda.

Berolahraga secara teratur

Aktivitas fisik akan membantu menstimulasi aktivitas usus.Asupan cairan yang cukup. Minum air atau cairan lain dalam jumlah cukup akan membantu melunakkan tinja

Jangan menunda melakukan BAB

Apabila anda sudah merubah pola makan dan gaya hidup seperti yang tertera diatas, dan masih mengalami sulit BAB, ada baiknya anda berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam untuk pemeriksaan lebih lanjut dan mencari kemungkinan lain penyebab sulit BAB.

Jika langkah-langkah di atas sudah dilakukan namun tidak ada perbaikan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk ditelusuri lebih lanjut penyebab konstipasinya.

Gejala Konstipasi yang Perlu Anda Tahu

Haruskah Buang Air Besar Setiap Hari?

Jarang BAB Bisa Picu Kanker Usus?

Terima kasih sudah berkonsultasi melalui fitur Tanya Dokter. Jangan ragu untuk kembali berkonsultasi jika masih ada keluhan lainnya, ya.  

Sdri dapat juga berkonsultasi melalui Aplikasi KlikDokter kapan pun dan di mana pun dengan men-download aplikasi Klikdokter melakui Play Store/ Android: https://www.klikdokter.com/download-App Store : https://app.adjust.com/n01yug7  

Semoga sehat selalu/semoga lekas membaik.

0 Komentar

Belum ada komentar