Sukses

Tidak Kunjung Mendapatkan Keturunan

16 Jul 2020, 06:12 WIB
Wanita, 35 tahun.

saya sdah mnikah 8tahun smpai skarang blum dkasi momongan... prolaktine sya tinggi 375 n mentruasi saya gk lncar hmpir 1 tahun gk prnah mens...dah nnyak dkter kmi knjungi n dah brbagai tes kmi jlani tpi hsilnya nihil... tlng dok ksi kmi solusi...tq

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Izinkan kami menjelaskan tentang bagaimana terjadinya proses pembuahan.

Menurut penelitian, sedikitnya hanya sekitar 85% pasangan suami istri yang akan hamil dalam satu tahun pertama pernikahan dan 92% pada tahun kedua pernikahan.

Seseorang baru dapat dikatakan memiliki masalah infertilitas primer (gangguan kesuburan) apabila telah memenuhi kriteria berikut, yaitu : belum memiliki keturunan setelah 1 tahun berhubungan seksual teratur (2-3x/minggu) tanpa menggunakan kontrasepsi.

Izinkan kami menjelaskan tentang bagaimana tips mendapatkan momongan.

Untuk mendapatkan keturunan, Anda sebaiknya melakukan hubungan seksual pada waktu yang tepat. Waktu yang tepat untuk berhubungan seksual agar cepat mendapatkan keturunan adalah saat terjadinya ovulasi (masa subur).

Ovulasi adalah suatu peristiwa dimana sel telur keluar dari ovarium dan siap untuk dibuahi oleh sperma.

Waktu terjadinya ovulasi dapat diperkirakan sekitar 2 minggu sebelum terjadinya menstruasi berikutnya jika haid istri Anda teratur.

Setelah dikeluarkan, sel telur dapat bertahan hidup selama 24 jam, sementara sperma yang telah dikeluarkan dapat bertahan hidup 48-72 jam, karena itu dianjurkan Anda melakukan hubungan seksual 2 hari sebelum hingga 2 hari sesudah waktu perkiraan ovulasi.

Karena itu untuk memperbesar kemungkinan terjadi pembuahan, kami sarankan untuk berhubungan intim teratur, 3-4x/minggu, terutama pada saat terjadinya ovulasi.

Namun ada juga hal-hal wajib lainnya yang perlu Anda perhatikan jika ingin hamil. Perlu juga diperhatikan:

·         Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila ingin hamil.

·         Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami).

·         Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas, Menurut The Center for Disease Control(CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.

·         Ketahui masa subur istri Anda, dan lakukan hubungan intim 3x/minggu dengan posisi misionaris (pria di atas).

Sperma yang keluar setelah berhubungan intim adalah normal. Hal tersebut tidak mempengaruhi kesuburan dan pembuahan karena jumlah sperma yang ada dapat tetap masuk ke dalam tuba fallopi dan melekat pada telur dalam kurun waktu 72 jam setelah hubungan intim dilakukan.

Jika Anda telah melakukan berbagai tindakan seperti di atas dan belum juga mendapatkan keturunan, Anda dapat mencoba untuk konsultasi dengan dokter kandungan dan kebidanan untuk dilakukan pemeriksaan menyeluruh. Semoga Anda dapat segera dianugerahi buah hati.

Berikut kami sertakan artikel:

Merencanakan Kehamilan         

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar