Sukses

Kejang pada Anak

16 Jul 2020, 06:12 WIB
Wanita, 26 tahun.

Dok.. Saya mau bertanya anak saya Rabu malam step .. saya trauma dan khawatir terulang lagi.. namun saya berharap semoga gak akan terulang lagi dikemudian hari.. bagaimana cara agar anak saya tidak step dikemudian hari dok? Anak saya usianya 20 bulan..

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah bertanya mengenai kejang pada anak menggunakan fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Kejang pada anak bermacam penyebabnya, di antaranya adalah demam, epilepsi, trauma pada otak, pengobatan tertentu, kelainan metabolik, dsb. Bila kejang terjadi pada saat anak mengalami panas tinggi maka disebut dengan kejang demam. Apakah ada demam sebelum anak kejang? Yang perlu diketahui adalah ketika anak Anda mengalami kejang, apakah kejang terjadi hanya di beberapa bagian tubuh atau kah seluruh tubuh? Berapa lama kejang berlangsung? Setelah kejang apakah anak Anda tersadar atau tidur? Apakah pernah mengalami kejang bila tidak demam?

Kejang demam adalah bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh (suhu rektal >38°C) yang disebabkan oleh suatu proses ekstrakranial. Kejang demam adalah suatu kejadian pada bayi atau anak, biasanya terjadi antara umur 6 bulan - 5 tahun. Anak yang pernah mengalami kejang tanpa demam, kemudian kejang demam kembali tidak termasuk dalam kejang demam.

Penyebab kejang paling banyak pada anak usia di bawah 3 tahun adalah kejang demam. Umumnya, kejang demam memiliki prognosis baik. Anak akan kehilangan 'bakat' kejang ini setelah usianya lebih dari 5 tahun.

Kejang yang tidak disertai demam dapat disebabkan oleh epilepsi. Untuk memastikan diagnosis epilepsi perlu dilakukan pemeriksaan EEG untuk menilai apakah terdapat fokus epilepsi pada anak Anda. Pemeriksaan EEG tersebut perlu dilakukan ketika anak Anda sedang tidak mengalami demam.

Bagaimana mencegah kejang demam? Untuk mencegah kejang demam adalah dengan mencegah suhu tubu anak terlalu tinggi. Selain mencoba menurunkannya dengan parasetamol, Anda juga dapat mengompres seluruh badannya (tidak hanya kepala) dengan air hangat. Namun, kompres harus diperas dan direndam di air hangat kembali secara teratur, untuk mencegahnya menjadi dingin.

Kami juga menyarankan agar Anda berkonsultasi dengan dokter secara langsung guna dilakukan wawancara medis dan pemeriksaan fisis secara langsung untuk menentukan penyebab dan penanganan yang sesuai.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai kejang pada anak, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar