Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Flek saat hubungan intim

15 Jul 2020, 16:37 WIB
Wanita, 22 tahun.

Selamat malam dok. Saya fiya dari Tangerang, saya mau tanya soal Flek darah agak kecoklatan yang keluar saat berhubungan intim apakah itu berbahaya? Sebelumnya saya haid selama 8 hari, setelah masa haid saya ngeflek selama 1 minggu. Apakah keluar flek darah saat berhubungan intim ada hubungannya sama haid saya sebelumnya? Dan apakah itu pertanda hamil atau tidak.. Terima kasih dok, mohon di jawab.

Terima kasih telah bertanya seputar flek saat hubungan intim melalui fitur tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Bila keluhan darah keluar setelah berhubungan kemungkinan hal tersebut adalah post coital bleeding. Perdarahan setelah berhubungan seksual atau Postcoital Bleeding dapat terjadi karena beberapa alasan. Perdarahan pasca berhubungan seksual juga dapat terjadi karena adanya erosi di vagina dikarenakan baru pertama kali berhubungan atau berhubungan seksual belum terlalu sering sehingga vagina masih sempit, akibatnya penetrasi (penis masuk ke vagina), terutama bila wanita masih belum penuh terangsang dapat menyebabkan gesekan yang mengakibatkan luka atau lecet.

Apabila perdarahan yang timbul hanya sedikit dan tidak berlanjut, Anda tidak perlu merasa khawatir karena mungkin perdarahan tersebut timbul akibat robekan pada vagina (misal karena kekeringan, kondom, gesekan kuat, kuku jari, dsb). Namun lebih baik sementara ini Anda tidak melakukan hubungan seksual, mengingat bakteri vagina dapat menginfeksi luka tersebut.

Beberapa penyebab lain dari perdarahan pasca berhubungan seksual adalah :

  • Peradangan pada serviks (leher rahim) dimana hubungan seksual dapat menyebabkan perdarahan. Kondisi ini disebut dengan erosi serviks, umum terjadi pada wanita muda, wanita hamil, dan mereka yang memakai kontrasepsi pil
  • Polip serviks atau polip rahim. Umumnya polip ini jinakInfeksi oleh klamidia, gonorea, trikomonas, dan jamur (Infeksi Menular Seksual)
  • Vaginitis atropi yang umum terjadi karena kekurangan hormon estrogen, terutama pada wanita post menopause. Kurangnya lendir pada vagina menyebabkan hubungan seksual menjadi nyeri dan dapat terjadi perdarahanKanker leher rahim
  • Displasia serviks. Perubahan pre-kanker pada kanker leher rahim. Risiko meningkat dengan riwayat infeksi seksual sebelumnya, berhubungan seksual sebelum usia 18 tahun, melahirkan anak sebelum usia 16 tahunMioma rahim yaitu tumor jinak yang berasal dari dinding otot rahim.

Jika keluhan anda semakin mengganggu sebaiknya segera periksakan ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan, agar lebih jelas tahu penyebab dan terapi selanjutnya yang hendak dilakukan.

Berikut kami sertakan artikel lain sebagai bahan bacaan anda.

Terima kasih, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar