Sukses

Bekas luka membandel

15 Jul 2020, 14:10 WIB
Wanita, 17 tahun.

Dok, saya punya keluhan begini. Saya punya luka bakar bekas knalpot dan luka bekas gigitan serangga seperti nyamuk dan kamitetep. Yang luka knalpot itu sampai sekarang belum saya obati, sudah sekitar 3 tahunan. Dan yang luka bekas gigitan serangga juga saya biarkan saja, saya kira nanti juga akan hilang dengan sendirinya. Tapi ternyata sudah bertahun tahun bekas luka tersebut tidak kunjung hilang. Dan saya berniat membeli obat untuk menghilangkan bekas luka yang saya punya. Saya mau tanya, apakah dalam pengobatan menghilangkan bekas luka tahunan ada istilah terlambat ya, Dok? Dan kenapa bekas luka saya lama sekali hilangnya, padahal hanya kecil. Terima kasih, Dok sebelumnya.

Terima kasih telah bertanya seputar bekas luka melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami ketidaknyamanan yang Anda rasakan. Pada keadaan ringan, bekas luka kehitaman dapat memudar hanya dengan pemberian hidrokuinon 2% (termasuk dalam dosis aman) hanya tepat pada daerah bekas kehitaman atau menggunakan scrub, sebuah produk yang memiliki fungsi untuk mempercepat proses regenerasi kulit dan meluruhkan sel mati penyebab kulit kering dan atau kusam. Scrub digolongkan menjadi 2 bagian besar, mengandung butiran dan tidak mengandung butiran. Mengingat proses alami pergantian kulit terjadi selama 14-21 hari, kami sarankan Anda untuk tidak menggunakan produk ini lebih dari satu kali setiap 2 minggu agar lapisan pelindung kulit tidak terkikis.

Selain itu, bekas luka kehitaman juga dapat disamarkan dengan cara pemberian krim malam yang umumnya mengandung asam retinoat, yang diresepkan oleh Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin. Cara lain yang dapat memudarkan atau bahkan menghilangkan bekas kehitaman yaitu prosedur chemical peeling dan atau mikrodermabrasi. Rangkaian prosedur tersebut (krim malam, chemical peeling, dan mikrodermabrasi) bekerja dengan cara mempercepat proses regenerasi kulit, sehingga sel-sel kulit baru akan lebih cepat timbul. Jangan lupa menggunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 untuk melindungi kulit dari paparan UVA dan UVB yang dapat memperburuk kondisi.

Untuk memastikan kondisi kulit dan pilihan terapi terbaik, kami sarankan Anda untuk konsul dengan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin. Kulit Anda akan dianalisa terlebih dahulu seperti kedalaman bekas kehitaman, jenis kulit, dan adanya reaksi alergi. Setelah itu, baru dipilihkan jenis krim, cairan kimia dan tindakan dengan konsentrasi / kekuatan yang sesuai untuk kondisi kulit Anda.

Berikut kami sertakan artikel lain sebagai bahan bacaan anda.

Terima kasih, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar