Sukses

Masturbasi pada Wanita

14 Jul 2020, 16:49 WIB
Wanita, 18 tahun.

Halo dok, perkenalkan nama saya Defi Saya ingin bertanya tentang remaja yang sering melakukan 'onani' khususnya perempuan Banyak teman saya bercerita klo mereka sering beronani Ada yg beronani menggunakan menggunakan alat2 untuk dimasukan ke dalam vagina mereka dan ada juga yg dengan hanya menonton kemudian mereka berkhayal lalu mereka mendapatkan kepuasan Yg saya baca dari artikel2 lainnya, kalau perempuan yg beronani dan memasukan benda2 ke dlaam vagina nya bsa mengakibatkan dia kehilangan perawan nya. Nah yg menjadi pertanyaan saya disini adalah bagaimana dengan perempuan yg beronani tapi tdk memasukkan benda kedalam vagina nya atau hanya dengan menonton, apakah bsa mengakibatkan kehilangan perawan mereka? Dan apa solusinya agar mereka bisa berhenti melakukan onani? Sekian dan terimakasih dok Maaf klo pertanyaan dan kata2 yg sya susun agak aneh dok Mohon di jawab pertanyaan nya

Terima kasih telah mengajukan pertanyaan di Klikdokter.com 

 

Onani hanya dengan menonton, itu bukan onani tapi menonton saja. Onani adalah suatu aktivitas yang dilakukan sengaja kepada alat kelamin. Pada wanita dikenal dengan istilah masturbasi. 

 sendiri pada dasarnya tidak mempengaruhi keperawanan jika memang tidak menyebabkan robekan pada daerah selaput dara (himen).

Keperawanan hanya dapat dilihat dengan melihat keadaan himen pada vagina, untuk bagian tubuh lain tidak dapat menentukan keperawanan.

Dua konsep yang dimiliki masyarakat berkaitan dengan keperawanan perempuan adalah:

Hilangnya keperawanan ditandai oleh robeknya himen perempuan, (Definisi Medis)Hilangnya keperawanan karena telah berhubungan intim untuk pertama kali, (Definisi Sosial)Himen merupakan membran tipis yang ada di dekat bukaan vagina, bagian tengahnya bolong sehingga darah menstruasi dapat keluar. Sebetulnya, himen perempuan dapat robek walau tidak melakukan hubungan intim, yaitu karena kecelakaan, aktivitas seperti naik kuda, senam, bersepeda, penggunaan tampon, masturbasi. Bahkan ada juga perempuan yang tidak memliki himen.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar