Sukses

Pusing karena Perubahan Posisi

14 Jul 2020, 17:33 WIB
Wanita, 18 tahun.

Halo dok,usia saya 18 tahun.Saya sering mengalami keluhan pusing tiba2,kalau saya sedang berbaring atau duduk lalu bangun secara tiba2 saya selalu pusing,bahkan saya tidak bisa melakukan banyak aktivitas seperti olahraga,terutama jogging membuat saya pusing,jalan kaki terlalu lama pun saya sering merasa pusing.Kira2 apa yang terjadi dengan saya ya dok?

dr. Valda Garcia

Dijawab Oleh:

dr. Valda Garcia

Terima Kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Kami menduga Anda mungkin mengalami suatu keadaan yang disebut dengan hipotensi orthostatik, dimana terjadi penurunan tekanan darah secara tiba-tiba ketika mengalami perubahan posisi menjadi berdiri. Keadaan ini biasanya berlangsung semetara. Hal ini disebabkan oleh anemia, dehidrasi (kekurangan cairan tubuh), cuci darah,obat-obatan penenang dan beberapa obat jantung, dan demam. Tekanan darah seseorang dengan orthostatik biasanya menurun pada perubahan posisi menjadi berdiri, makanan, infeksi, peningkatan frekuensi napas, udara panas, dan mengangkat benda berat.

Diperlukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan hal ini. Bila benar Anda menderita hipotensi orthostatik, maka beberapa hal yang dapat Anda lakukan saat ini adalah:

1. memeriksa tekanan darah berkala, bandingkan saat berbaring dan berdiri, juga saat Anda mengalami keluhan.

2. hentikan konsumsi obat-obatan yang dapat menurunkan tekanan darah bila ada. Diskusikan hal ini dengan dokter Anda terlebih dahulu.

3. konsumsi garam sekitar 10 gm/hari secara hati-hati! Konsumsi berlebihan justru dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.

4. elevasi kepala saat tidur sekitar 15-20 derajat (4-6 inchi). Coba untuk tidak selalu berbaring di tempat tidur.

5. makan sedikit tapi sering (karena makan dapat menurunkan tekanan darah)

6. hindari perubahan posisi menjadi berdiri secara tiba-tiba, terutama setelah makan.

7. hindari panas berlebih.

8. latihan orthostatik, terutama dalam pengawasan tenaga terlatih.

Bila setelah melakukan hal di atas, keluhan masih dirasa mengganggu, segera kunjungi dokter spesialis saraf untuk konsultasi. Terapi dini dan sesuai tentu akan mendatangkan hasil yang lebih optimal.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar