Sukses

Sakit Kepala dan Mimisan

13 Jul 2020, 14:22 WIB
Wanita, 22 tahun.

Selamat malam dok, saya Adilla, sejak empat hari lalu saya mengalami sakit kepala yang kuat. Setelah itu saya mimisan (keluar darah dari hidung), badan saya juga lemas. Itu kenapa ya dok?

Terima kasih sudah bertanya tentang Sakit Kepala dan Mimisan menggunakan fitur tanya dokter di Klikdokter.

Apakah sebelumnya pernah mengalami hal ini? Keluhan Anda dapat merupakan keluhan yang terpisah sendiri-sendiri namun dapat juga berupa keluhan yang mengacu pada suatu gangguan kesehatan.

Apakah sakit kepala Anda disertai gangguan penglihatan, mual, atau gejala lain? 

Terdapat beberapa penyebab sakit kepala. Sakit kepala pada umumnya tidak diketahui sebabnya (lebih kurang 90%). Biasanya sakit kepala dapat dicetuskan oleh kelelahan, kurang tidur, dsb. Sakit kepala yang tidak diketahui sebabnya ini disebut dengan sakit kepala primer, contohnya adalah migraine dan tension type headache, cluster headache. Sakit kepala yang sebabnya diketahui lebih sedikit (sakit kepala sekunder) dapat disebabkan oleh misalnya sakit gigi, demam, tumor otak, dll.

Perdarahan dari hidung sering ditemukan sehari-hari, hampir sebagian besar dapat berhenti sendiri. Seringkali. Berbagai penyebab mimisan dibagi menjadi 2 bagian besar yaitu lokal dan sistemik. Penyebab lokal yang tersering adalah trauma, infeksi, tumor ganas dan kelainan bawaan. Penyebab lainnya adalah kelainan sitemik, seperti penyakit jantung, kelainan darah, infeksi, perubahan tekanan atmosfer dan gangguan endokrin.

Mimisan merupakan keluarnya darah dari hidung disebabkan karena pecahnya pembuluh darah di dalam hidung. Pembuluh darah pada hidung anak tergolong rapuh dan mudah pecah yang dipicu oleh beberapa faktor, yang paling sering adalah tauma pada hidung, udara yang panas, atau kelelahan.

Bersin yang terlalu keras pun dapat menyebabkan perlukaan pada hidung yang berujung menjadi keluarnya darah dari hidung. Apabila darah hanya sedikit dan cepat berhenti maka tidak ada masalah.

Namun, untuk memastikan apakah kedua gejala ini berkaitan dengan gangguan kesehatan yang lebih serius, kami sarankan Anda  ke dokter spesialis saraf untuk pemeriksaan lengkap dan penanganan optimal segera.

Demikian yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat. 

salam,

0 Komentar

Belum ada komentar