Sukses

Bagaimana Buta pada Glaukoma Bisa Melihat Kembali?

30 Jun 2020, 21:15 WIB
Wanita, 27 tahun.

dok, ibu saya punya riwayat glukoma yang menyebabkan tidak bisa melihat, saya ingin sekali ibu saya bisa melihat lagi adakah pengobatan yang harus dijalani ?? dan saya biasa menggunakan BPJS, mohon responnya

Selamat malam, Perkenalkan, saya dr. Dejandra Rasnaya. 

Saya mengerti kekhawatiran dan keluhan yang anda rasakan. 

Sebelumnya izinkan kami menjelaskan terlebih dahulu tentang glaukoma. Glaukoma adalah suatu keadaan yang dimana terjadi peningkatan tekanan dalam bola mata yang dapat merusak saraf optik. Penyebab dari meningkatnya tekanan bola mata adalah karena ketidakseimbangan antara produksi dan pembuangan cairan dalam bola mata, sehingga berdampak pada kerusakan syaraf yang terdapat di retina.

Genetik atau riwayat keturunan dalam keluarga merupakan latar belakang terjadinya glaukoma. Berdasarkan faktor penyebabnya, glaukoma terbagi menjadi 2:

Glaukoma primer : Sudut Tertutup & Sudut TerbukaGlaukoma sekunder : Dipicu oleh penyakit lain yang harus diterapi untuk mengembalikan tekanan bola mata ke ambang nilai normal.Glaukoma sudut terbuka (glaukoma kronis) merupakan glaukoma tersering, mengenai sekitar 1 dari 200 seluruh populasi yang berusia lebih dari 40 tahun dan jumlahnya semakin meningkat sesuai dengan usia. Faktor keturunan juga berperan dalam perkembangan glaukoma sudut terbuka. Secara umum risiko terjadinya glaukoma pada saudara kandung sekitar 10% sedangkan pada keturunan sebanyak 4%.

Awalnya glaukoma tidak menimbulkan gejala. Penglihatan masih baik tanpa rasa nyeri. Bagaimanapun, seiring perkembangan penyakitnya, daya penglihatan penderita glaukoma menurun perlahan. Objek pada bagian tengah masih dapat terlihat jelas, namun tidak dengan sisi sekitarnya. Penderita glaukoma merasa seperti melihat dari sebuah lubang kunci atau terowongan.

Glaukoma dapat diterapi sehingga tidak terjadi perburukan. Obat -obatan dapat digunakan untuk mencegah peningkatan tekanan intraokular dan mencegah perburukan kondisi glaukoma. Disamping itu, kontrol secara teratur ke dokter juga perlu dilakukan untuk menilai keefektifan pengobatan tersebut dan mengatasi efek samping yang mungkin terjadi akibat penggunaan obat-obatan tersebut.Apabila pengobatan konvensional tidak berhasil maka dapat beralih ke pengobatan dengan sinar laser atau operasi (pembuatan saluran pembuangan cairan mata atau mematikan produsen cairan mata). Tindakan operasi antara lain iridektomi perifer, iridotomi, operasi filtrasi, trabekulektomi, dan trabekuloplasti.

Mengenai pertanyaan Anda, sesungguhnya efek samping obat yang Anda sebutkan jarang menyebabkan pembengkakan kelopak mata, kecuali dibarengi dengan kondisi penyerta lain. Ada baiknya bila Anda membawa ibu Anda untuk kontrol kembali ke dokter yang memberikan obat. Dengan begitu, dapat diketahui dengan pasti apakah obat boleh dilanjutkan atau tidak.

Terima kasih sudah berkonsultasi di fitur Tanya Dokter. Jangan ragu untuk kembali berkonsultasi jika masih ada keluhan lainnya, ya.

Anda dapat juga berkonsultasi melalui Aplikasi Klikdokter kapan pun dan di mana pun dengan respon cepat melalui fitur Livechat 24 Jam.

0 Komentar

Belum ada komentar