Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

Verifikasi UmurStop Disini

Nyeri Kencing dan Keluar Nanah

03 Jul 2020, 11:04 WIB
Pria, 19 tahun.

malam dok, saya punya keluhan terhadap penis saya karna sudah tiga hari ini ketika saya BAK terasa nyeri dan seketika saya liat celana dalam saya seperti ada cairan seperti nanah dok, mohon dok berikan saya petunjuk yg tepat karna saya sebentar lagi bakalan tes polisi 🙏🙏🙏🙏

Selamat malam, Perkenalkan, saya dr. Dejandra Rasnaya. 

Saya mengerti kekhawatiran dan keluhan yang anda rasakan. 

Masalah kencing nanah paling sering berkaitan dengan 2 kuman, yaitu  Neisseria gonorrhea dan Chlamydia trachomatis. Gonorrhoeae atau Gonore adalah suatu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae  yang pada umumnya ditularkan melalui hubungan seksual atau kontak secara langsung dengan cairan nanah yang infeksius, seperti penularan yang dilakukan ibu pada bayinya ketika proses melahirkan. Penyakit yang lebih sering menyerang pria remaja-dewasa muda ini memiliki masa inkubasi 2-5 hari. Pada wanita waktu inkubasi dapat berlangsung lebih lama dan sulit untuk diperkirakan karena tidak menimbulkan gejala.

Apakah Anda pernah berhubungan seksual tanpa menggunakan pengaman sebelumnya?

Penyakit raja singa, atau sifilis, disebakan oleh kuman treponema umumnya ditandai dengan luka pada kelamin, luka dasar bersih, tanpa disertai dengan nyeri. Kuman lain juga bisa menyebabkan keluhan seperti sifilis, seperti Hemopilus ducreyi.

Berikut adalah gejala klinis penyakit Gonore yang sering dikeluhkan penderita :

- Gatal dan panas pada saluran kemih

- Nyeri saat BAK

- Keluar cairan kental berwarna keruh dari saluran kemih, dengan atau tanpa darah

- Nyeri saat ereksi

- Pembesaran kelenjar getah bening di selakangan.

Diagnosa Gonore dapat dipastikan melalui analisa laboratorium cairan kelamin. Apabila diagnosa sudah terkonfirmasi, tata laksana berupa pemberian antibiotik harus segera diberikan. Penting diketahui bahwa terapi tidak hanya diberikan pada penderita, namun juga pasangan seksual dalam jangka waktu 2 bulan sebelum gejala muncul atau pasangan seksual terakhir apabila dalam kurun waktu 2 bulan tidak aktif berhubungan seksual. Penderita pun diwajibkan untuk tidak melakukan hubungan seksual selama masa terapi. Langkah ini wajib dilakukan untuk menghentikan rantai penularan, mengurangi gejala dan kemungkinan terjadinya gejala sisa. 

Banyak pasien bermasalah terkait takut atau malu, sehingga tidak mendapatkan terapi yang baik. Saya sarankan Anda untuk terbuka pada dokter supaya dapat diberikan terapi yang tepat. Dokter akan menjaga kerahasiaan Anda. 

Terima kasih sudah berkonsultasi di fitur Tanya Dokter. Jangan ragu untuk kembali berkonsultasi jika masih ada keluhan lainnya, ya.

Anda dapat juga berkonsultasi melalui Aplikasi Klikdokter kapan pun dan di mana pun dengan respon cepat melalui fitur Livechat 24 Jam.

0 Komentar

Belum ada komentar