Sukses

Penyebab Sakit Kepala Sebelah

23 Jun 2020, 17:54 WIB
Wanita, 19 tahun.

akhir-akhir ini tiba2 nyeri kepala tapi cuman kayak satu titik gitu nyerinya dok kayak nyut2 gitu di kepala sebelah kiri. awalnya cuman sesekali tp makin kesini terkadang lebih sering terutama pas belajar bisa tiap 10-15 detik. titik rasa nyerinya awalnya agak atas lama kelamaan makin ke bawah dok (lurus ujung telinga). itu penyebabnya apa ya dok

Terima kasih telah bertanya tentang sakit kepala sebelah dengan menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda

Penyebab sakit kepala sebelah atau yang disebut dengan migrain sampai saat ini belum diketahui secara pasti, sebagian besar meyakini berhubungan dengan faktor lingkungan dan genetik.

60% penderita migrain akan merasakan sakit kepala sebelah dan berdenyut. Disamping sakit kepala, biasanya penderita migrain juga dapat mengalami gangguan penglihatan (seperti sakit saat melihat cahaya), adanya scintillating scotoma (sebuah area peralihan parsial dalam lapang pandang yang berkelip-kelip/bergerak-gerak) atau gangguan fungsi sensoris lainnya (seperti baal atau kesemutan pada kaki). Apabila gejala tersebut ada beberapa saat muncul sebelum mengalami sakit kepala, yang dikenal dengan istilah aura. Namun, tidak semua penderita migrain mengalami aura sebelum sakit kepala muncul, hanya sekitar 35% migrain yang disertai dengan aura. Migrain yang disertai munculnya aura dinamakan migrain klasik.

Penderita migrain biasanya akan mengalami sakit kepala selama 4-72 jam. Sakit kepala ini dapat mengganggu aktifitas sehari-hari, dan dapat hilang timbul. Timbulnya migrain dapat terjadi akibat kombinasi dari beberapa faktor, seperti stres, kebisingan, kelelahan, PMS (sindrom pra-menstruasi), lapar atau makanan tertentu. Coba untuk memperhatikan makanan Anda. Beberapa makanan yang diidentifikasi menjadi pencetus migraine adalah :

  • Makanan yang banyak mengandung Thyramine (keju, red wine)
  • Makanan yang mengandung Monosodium Glutamate (MSG) seperti makanan China dan Meksiko
  • Makanan yang mengandung Nitrat (bologna, salami, smoked beef)
  • Makanan yang difermentasi
  • Alkohol (red wine)
  • Caffeinated (softdrink, teh, kopi)

Kami menyarankan Anda untuk berobat ke dokter spesialis saraf untuk memastikan diagnosis Anda. Bila diperlukan, akan dilakukan beberapa pemeriksaan penunjang seperti CT scan atau MRI kepala. Bila diagnosis sudah pasti, maka dapat ditentukan apakah berbahaya atau tidak.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar