Sukses

BAB Berdarah, Perut Kembung dan Panas

19 Jun 2020, 11:00 WIB
Wanita, 20 tahun.

Dok saya ingin bertanya , perut saya sudah 3 hari sakit begah , dan kembung. Kemudian tadi saya bab. Babnya berdarah dok , setelah itu perut saya panas . Itu bagaimana ya dok kenapa begitu?

Halo Sdri

Saya mengerti keluhan yang Anda sampaikan dan saya mengerti kekhawatiran Anda.

 BAB BERDARAH

Seringkali buang air besar (BAB) berdarah selalu dihubungkan dengan kelainan wasir. Padahal BAB berdarah dapat disebabkan oleh beberapa hal. BAB dengan darah berwarna kehitaman biasanya disebabkan karena adanya perlukaan/perdarahan di saluran cerna bagian atas (ulkus gaster/ perlukaan lambung).

Sedangkan jika darah berwarna merah segar pada feses kemungkinan kelainan terjadi di saluran cerna bagian bawah (kanker kolon, wasir)

Penyebab BAB Berdarah #1: Wasir

Wasir merupakan pembengkakan dan peradangan akibat pelebaran pembuluh darah vena di daerah anus. Meskipun bukan termasuk penyakit yang akut, rasa nyeri yang diakibatkan wasir sangatlah menganggu. Gejala wasir meliputi BAB berdarah berwarna merah segar, ada benjolan di anus saat BAB, dan rasa gatal di sekeliling anus. Seorang dengan wasir disarankan untuk memiliki pola makan yang tinggi serat untuk memperlunak konsistensi feses. Penyebab terjadinya wasir bermacam-macam. Wasir dapat diturunkan secara genetik, atau karena memang lemahnya pembuluh darah vena di rektum atau anus, atau juga dapat disebabkan karena terlalu sering dan kuat mengedan (kesulitan buang air besar atau diare).

Duduk yang terlalu lama juga dapat menyebabkan terjadinya wasir. Hipertensi (darah tinggi), obesitas (kegemukan), dan gaya hidup yang malas (tidak aktif) juga merupakan salah satu pencetus terjadinya wasir. Konsumsi alkohol dan kopi dalam jumlah banyak dan sering juga merupakan salah satu faktor pencetus. Alkohol dapat menyebabkan penyakit hati yang pada akhirnya akan menimbulkan penyumbatan aliran pembuluh darah pada rektum atau anus, sedangkan mengkonsumsi terlalu banyak kopi dapat menyebabkan hipertensi. Keadaan dehidrasi (kekurangan cairan) dapat juga menjadi faktor penyebab. Dehidrasi dapat menyebabkan tinja yang keras dan kesulitan buang air besar. Kekurangan vitamin E merupakan faktor yang lainnya.

Penyebab BAB Berdarah #2: Polip Usus

Polip merupakan pertumbuhan jaringan dari dinding usus yang menonjol ke dalam lumen usus. Polip usus ada yang bertangkai, ada yang tidak bertangkai.

Pasien dengan polip dapat saja tidak bergejala. Namun, pasien dengan polip dapat juga mengalami keluhan keluar darah dari anus. Pada kondisi tertentu, pasien dengan polip dapat mengalami perdarahan terus menerus yang dapat mengancam nyawa.

Penyebab BAB Berdarah #3: Kanker Usus

Kanker usus adalah salah satu kanker yang paling umum ditemui. Faktor risiko dari kanker usus meliputi rendahnya konsumsi sayur dan tingginya konsumsi daging merah. Rokok juga meningkatkan risiko terjadinya kanker usus. Gejala dari kanker usus meliputi BAB berdarah, perubahan konsistensi feses, kesulitan buang air besar, dan penurunan berat badan.

Sesuai dengan studi yang dilaporkan di Jurnal of Clinical Oncology pada bulan April 2013 menyatakan bahwa perokok memiliki resiko kematian yang tinggi atau rendahnya remisi dari kanker kolon (usus besar) setelah operasi kolon dibandingkan dengan individu yang tidak merokok.

Amanda Phipps dan kolega menemukan bahwa perokok dengan kanker kolon memiliki angka kematian lebih tinggi dibandingkan dengan yang bukan perokok. Pada studi terbaru ini, Phipps dan kolega menganalisa 2000 orang antara tahun 2004 dan 2005 setelah orang tersebut melakukan operasi kolon namun sebelum mereka diterapi lebih lanjut. Dari 2000 orang tersebut, sebanyak 931 orang tidak merokok dan 1.028 orang merokok paling sedikit 100 batang pertahun sepanjang hidup mereka.

Penyebab BAB Berdarah #4: Ulkus lambung

Ulkus lambung adalah perlukaan pada lapisan dalam lambung. Terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan ulkus lambung, diantaranya adalah:

peningkatan asam lambung karena merokok,stres,faktor genetik, dan dapat juga disebabkan oleh bakteri (Helicobacter pylori).Seorang dengan ulkus lambung biasanya mengalami keluhan berupa nyeri ulu hati setelah makan, mual dan perdarahan saat buang air besar namun berwarna gelap.

Jadi BAB berdarah memiliki banyak penyebab, beberapa kelainan diatas hanyalah sebagian penyebab BAB berdarah. 

PERUT KEMBUNG

Rasa penuh/sebah/begah pada perut atau perut kembung terjadi karena terlalu banyak gas menumpuk di dalam saluran pencernaan.

Penyebabnya antara lain:

  • Menelan udara. Jika udara yang ditelan tidak disendawakan, udara ini akan melalui saluran pencernaan, dan dikeluarkan melalui anus sebagai flatus (kentut). Menelan udara berlebihan dapat menyebabkan cegukan.
  • Konsumsi makanan dan minuman yang mengandung gas, seperti biji-bijian, brokoli, minuman bersoda, dan bir. 
  • Konstipasi dapat menyebabkan kembung namun tidak meningkatkan jumlah gas dalam saluran cerna.
  • Efek samping obat atau suplemen seperti obat antinyeri golongan narkotik, vitamin, suplemen besi dan obat-obatan untuk mengatasi konstipasi.
  • Perubahan kadar hormon. Sebagian wanita akan mengalami kembung sebelum haid.
  • Hamil.
  • Otot perut melemah karena kehamilan atau operasi perut.
  • Kegemukan.

Selain hal-hal di atas, banyak gas dan kembung dapat disebabkan oleh kondisi yang lebih serius seperti radang lambung (gastritis), obstruksi usus (sumbatan usus), gangguan hati, penyakit kandung empedu, atau kanker.

 PERUT PANAS

Perut yang terasa panas atau sensasi terbakar dalam perut adalah gejala umum yang banyak dirasakan sebagian orang. Sensasi ini bisa dirasakan tiba-tiba –baik sehabis makan, beraktivitas, atau saat sedang stres. Kebanyakan orang, mengasosiasikan rasa panas di perut itu dengan sakit mag.

Terima kasih sudah berkonsultasi melalui fitur Tanya Dokter. Jangan ragu untuk kembali berkonsultasi jika masih ada keluhan lainnya, ya.

Anda dapat juga berkonsultasi melalui Aplikasi KlikDokter kapan pun dan di mana pun dengan men-download aplikasi Klikdokter melakui Play Store/ Android: https://www.klikdokter.com/download-App Store : https://app.adjust.com/n01yug7   

Semoga sehat selalu.

0 Komentar

Belum ada komentar