Sukses

Seputar Penyakit Asma, Maag, dan Anemia

16 Jun 2020, 15:51 WIB
Wanita, 15 tahun.

Selamat malam, dok. Apakah penderita anemia, magh, dan asma bisa sembuh dengan cara pengobatan sendiri, dok?

Terima kasih telah bertanya tentang cara mengatasi asma melalui fitur Tanya Dokter. 

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Asma

Asma adalah penyakit kronis (berlangsung lama) yang ditandai oleh sesak napas disertai bunyi ngik-ngik (wheezing) dimana derajat keparahan setiap orang berbeda-beda. Pada saat serangan, yang terjadi adalah menyempitnya jalan napas kita akibat dari penyempitan bronkus yang menyebabkan udara sulit keluar masuk paru.

Pada asma yang terjadi selain produksi mukus juga terjadi penyempitan saluran nafas, penyempitan ini dipicu oleh hal-hal yang serupa dengan produksi mukus. Jadi yang menyebabkan asma kambuh adalah penyempitan saluran nafas dan produksi mukus. Mukus itu berasal dari tubuh kita sendiri, jadi pada saluran pernafasan ada sel-sel yang berguna untuk memproduksi mukus. Produksi mukus pada asma dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti infeksi, alergi, atau iritasi

Secara umum gejala asma adalah sesak napas, batuk berdahak dan suara napas yang berbunyi ngik-ngik atau mengidimana seringnya gejala ini timbul pada pagi hari menjelang waktu subuh, hal ini karena pengaruh keseimbangan hormon kortisol yang kadarnya rendah ketika pagi dan berbagai faktor lainnya.

Asma tidak dapat disembuhkan, namun dapat dicegah dan dapat dikontrol dengan tata laksana yang tepat. Intinya adalah setiap pasien harus mengetahui secara pasti apa saja yang membuat asmanya kambuh, langkah selanjutnya adalah menghindari faktor tersebut agar tidak kambuh.

Untuk penanganannya, ada dua kondisi yaitu penanganan saat serangan dan saat stabil/pengontrol asma. Keduanya ditentukan melalui pemeriksaan dokter baik pada saat serangan ataupun pengontrol asma. untuk itu kami menyarankan Anda untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis paru untuk menilai kondisi asma Anda.

Anemia

Anemia adalah kurangnya kadar hemoglobin dalam darah Anda. Anemia dapat disebabkan salah satunya oleh karena kekurangan zat besi dan vitamin B-12. Sumber zat besi dan vitamin B-12 yang paling utama adalah dari makanan. Untuk mencegah terjadinya anemia tersebut maka kita perlu mengkonsumsi makanan yang bervariasi dengan kadar gizi seimbang. Namun perlu juga dicari penyebab anemia.

 Berikut ini adalah beberapa langkah praktis untuk menjaga agar makanan yang kita konsumsi tidak menyebabkan kita kurang darah;

  • Makan makanan tinggi zat besi, yaitu:
  1. Hati
  2. Kacang-kacangan
  3. Tiram
  4. Tahu
  5. Sayuran hijau, seperti bayam
  6. Daging merah tanpa lemak
  7. Ikan
  8. Buah kering seperti kismis 
  • Makan dan minum makanan yang dapat meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh, yaitu:
  1. jeruk
  2. Stroberi
  3. Brokoli
  4. Buah dan sayuran yang banyak mengandung vitamin C
  • Jangan minum kopi atau teh saat makan. Minuman ini mencegah penyerapan zat besi dalam tubuh.
  • Konsumsi makanan yang mengandung vitamin B12 seperti:
  1. Hati sapi dan tiram
  2. Ikan, daging, unggas, telur, susu, dan produk susu lainnya yang mengandung vitamin B12
  3. Beberapa produk sereal, ragi, dan produk makanan lain yang mengandung vitamin B12.

Pastikan Anda mengkonsumsi makanan secara bervariasi. Makanan yang beragam dan seimbang gizinya akan mencegah terjadinya kurang darah. Diet yang terlalu ketat merupakan salah satu faktor risiko yang dapat menyebabkan anemia. Ibu hamil dan wanita pada umumnya harus lebih berhati-hati, terutama pada saat menstruasi karena lebih rentan terkena anemia. Selain dari makanan bisa mengkonsumsi tambahan tablet besi selama 3 bulan berturut -turut.

Sakit Maag

Penyakit maag adalah ganguan pada lambung dimana terjadi peningkatan asam lambung. Maag itu sebenarnya dapat disebabkan oleh banyak hal seperti infeksi kuman H.Pylori, stres, sering telat makan dsb. Penyebab-penyebab itu dapat menyebabkan ulkus (luka pada lambung) yang dapat menyebabkan gangguan pada dinding lambung yang lama.

Adapun ginseng tidak berkaitan dengan perburukan gejala maag. Adapun kaitannya dengan kanker prostat belum pernah dilakukan penelitian mengenai hal tersebut, sehingga kaitannya belum jelas.

Untuk mengatasi maag yang Anda dapat lakukan adalah :

  1. Hindari makanan pedas, terlalu asam dan yang mengandung gas (kol, sawi, minuman bersoda)
  2. Hindari dahulu konsumsi kopi atau teh.
  3. Makan sedikit-sedikit namun sering (porsi kecil dan sering) bisa hingga 5x dalam sehari
  4. Jangan terlambat makan (bawa bekal bila memang sulit untuk makan saat kerja)
  5. Usahakan dalam diet makanan yang sehat, banyak sayur dan buah, serta karbohidrat, lemak yang sehat (hindari makanan siap saji dan daging olahan seperti sosis, chicken nugget, hot dog)
  6. Coba hindari stres, coba alihkan ke kegiatan lain bila stres memang sangat menggangu.

Jika dengan perubahan pola hidup masih tetap tidak memberikan hasil, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter agar dilakukan pemeriksaan dan penanganan dengan tepat.

Tidak semua penyakit bisa ditangani sendiri. Penyakit asma, maag maupun anemia memerlukan obat agar terhindar dari komplikasi yang mungkin bisa muncul.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar penyakit anemia, asma dan maag, semoga bermanfaat

Salam

1 Komentar