Sukses

Seputar Tekanan Darah Tinggi

14 Jun 2020, 15:15 WIB
Wanita, 26 tahun.

Nenek saya sudah 6 tahun stroke dan buta sudah lama.. kemarin nenek saya mual muntah dan tekanan darah tinggi 150/90 disertai panas, tapi kalau pagi sampai siang masih bisa bergerak dan duduk sendiri tapi memjelang sore dan malam mulai mual muntah dan panas . Hari ini tekanan darah naik menjadi 175/90.. sudah periksa ke dokter tapi masih belum ada perubahan. Bagaimana cara menormalkan kembali tekanan darahnya dan mengurangi mual dan muntahnya? Apakah kalau lansia memderita darah tinggi selalu disertai mual muntah dan panas?

Terima kasih telah bertanya seputar tekanan darah tinggi dengan menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda

Hipertensi adalah kondisi terjadinya peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari ≥ 140 mmHg dan atau diastolik ≥ 90 mmHg. Kondisi ini sering tanpa gejala. Jika erdapat gejala, keluhan hipertensi antara lain: sakit/nyeri kepala, gelisah, jantung berdebar-debar, pusing, leher kaku, penglihatan kabur, dan rasa sakit di dada. Keluhan tidak spesifik antara lain tidak nyaman kepala, mudah lelah dan impotensi.

Faktor risiko dibedakan dalam 2 kelompok, yaitu kelompok yang dapat dimodifikasi dan yang tidak dapat dimodifikasi. Hal yang tidak dapat dimodifikasi adalah umur, jenis kelamin, riwayat hipertensi dan penyakit kardiovaskular dalam keluarga. Hal yang dapat dimodifikasi, yaitu:

  • Riwayat pola makan (konsumsi garam berlebihan).
  • Konsumsi alkohol berlebihan.
  • Aktivitas fisik kurang.
  • Kebiasaan merokok.
  • Obesitas.
  • Dislipidemia.
  • Diabetus Melitus.
  • Psikososial dan stres.

Peningkatan tekanan darah dapat dikontrol dengan perubahan gaya hidup.

  • Modifikasi gaya hidup. Gizi seimbang dan pembatasan gula, garam dan , Diet kaya buah, sayuran, produk rendah lemak denganjumlah lemak total dan lemak jenuh yang rendah (Dietary Approaches To Stop Hypertension).
  • Mempertahankan berat badan dan lingkar pinggang ideal.
  • Gaya hidup aktif/olah raga teratur
  • Stop merokok.
  • Membatasi konsumsi alkohol (bagi yang minum).
  • Obat-obatan inisial. Jika Hipertensi tidak dapat diatasi dengan modifikasi gaya hidup diatas, maka perlu diberikan obat-obat golongan anti-hipertensi. Diperlukan komitmen dan disiplin terapi dalam menggunakan obat ini, dimana obat diminum harus setiap hari sesuai dengan dosis yang dianjurkan, walaupun penderita tidak merasakan adanya keluhan. Untuk penyesuaian dosis seperti yang Anda tanyakan sebaiknya berkonsultasi langsung dengan dokter penyakit dalam. 

Jika dengan cara diatas tekanan darah tinggi tidak juga dapat dikontrol (resistensi hipertensi), maka sebaiknya Anda memeriksakan diri kepada dokter spesialis Penyakit dalam, karena hal ini termasuk dalam kegawatan hipertensi. Selain itu kondisi-kondisi dimana penderita harus segera dirujuk yaitu bila menderita hipertensi dengan adanya komplikasi atau Terjadi kirisis hipertensi (tekanan darah >180/120).

Peningkatan tekanan darah yang tidak terkontrol dapat mengakibatkan komplikasi, seperti stroke, aneurisma, gagal jantung, serangan jantung dan kerusakan ginjal.

Apabila ada keluhan demam, mual muntah atau gangguan pencernaan lainnya, selain penyakit darah tinggi bisa juga mengarah ke infeksi. Sebaiknya bawa nenak Anda ke RS terdekat atau dokter penyakit dalam untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut mengingat tidak ada perbaikan dan gejala yang timbul semakin parah.

Tekanan darah bisa berfluktuasi tidak langsung bisa menurun dengan obat-obatan yang diminum. Penurunan tekanan darah yang cepat bisa dibantu dengan obat-obatan yang umumnya diberikan melalui infus, namun harus ada indikasi medis tertentu dan dibawah pengawasan dokter.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar