Sukses

Seputar ISK

09 Jun 2020, 17:11 WIB
Wanita, 24 tahun.

Perkenalkan sy Erika umur 24 tahun, setahun yang lalu sy sering merasakan sakit pada bagian perut kanan bawah. Kemudian sy konsultasi ke dokter spesialis Pengakit Dalam kemudian disarankan untuk USG dan test urine. dan hasil USGnya Cystitis dan PID. Hasil lab Urine: Bakteri Positif dan Sel Epitel 30-35. Tapi dokter tmpat sy konsul tdk menjelaskan lebih lanjut terkait hasil tersebut, dokter ybs hanya memberikan antibiotik untuk bbrp hari katanya untuk mengatasi bakterinya. Tpi smpai skrg sy msih merasakan keluhan tsb. Mohon bantuannya Dok untuk menjelaskan hasil tes tsb.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

 

Infeksi saluran kencing (ISK) menyebabkan keluhan sering BAK (buang air kecil), nyeri, sedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah kencing), bisa disertai dengan perubahan warna kencing menjadi keruh atau kemerahan. Infeksi saluran kencing dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kencing. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kencing adalah minum sedikit, sanitasi yang buruk, dan hubungan seksual yang tidak sehat. Secara umum, penyakit ini tidak menular.

Untuk memastikan diagnosis ISK dan penyebabnya, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut berupa wawancara medis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang, misalnya urinalisis. Kami menyarankan Anda untuk memeriksakan diri ke dokter umum. 

ISK umumnya disebabkan oleh bakteri dan terbagi menjadi dua macam;

ISK atas:  gejala berupa demam, menggigil, nyeri perut, nyeri pinggang, terkadang terasa ingin muntah. Radang / infeksi terdapat pada ginjal.ISK bawah: gejala berupa sakit di perut bagian bawah (di atas tulang kemaluan), kencing sakit terutama pada akhir kencing, anyang-anyangan atau kencing tidak tuntas dan rasa masih ingin kencing lagi, walaupun bila dicoba untuk berkemih tidak ada air kemih yang keluar, sering berkemih, dan demam jika sudah berlanjut. Radang terdapat pada kandung kemih atau saluran kemih.ISK atas maupun bawah harus ditangani dengan pemberian antibiotik sesuai dengan bakteri penyebab. Karena jika tidak diobati segera, peradangan akan terus berlanjut dan dapat mengakibatkan komplikasi pada ginjal. Oleh sebab itu kami sarankan Anda segera menemui dokter untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai dan dosis yang sesuai.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

0 Komentar

Belum ada komentar