Sukses

Penyebab Diare pada Anak

08 Jun 2020, 09:31 WIB
Wanita, 25 tahun.

Dok, saya mau tanya Anak saya berumur 2 tahun, sudah 1 minggu ini diare , sehari 4 sampai 5 x sehari Minggu sebelum nya sudah diare, tapi sudah saya periksakan ke dokter, susu nya pun sudah saya ganti dengan yg LLM, dan sudah tidak mencret lagi Tapi 2 hari setelah obatnya habis dan saya menghentikan susu yg LLM itu anak saya diare lagi, gimana ya dok, apa saya harus mengganti susu yg biasa diminum anak saya atau gimana? Terima kasih y dok..

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima kasih telah bertanya di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Diare adalah peningkatan jumlah (tiga kali atau lebih) atau penurunan konsistensi dari tinja (menjadi lunak atau cair) dalam waktu 24 jam. Sering kali keluhan ini diesertai dengan keluhan perut melilit dan sakit. Diare dapat dibagi menjadi akut (kurang dari 14 hari), persisten (lebih dari 14 hari) dan kronik (lebih dari 1 bulan). Konsistensi tinja yang cair yang menjadi karakteristik diare biasanya akan hilang dalam beberapa hari.

Diare kronik dapat menjadi tanda adanya kelainan yang lebih serius, seperti adanya inflamatory bowel disease. Diare dapat menyebabkan kehilangan cairan dan elektrolit yang cukup signifikan. Banyak minum air untuk mencegah dehidrasi yang dapat terjadi karena banyaknya cairan yang keluar selama diare berlangsung. Kebanyakan diare akan sembuh sendiri tanpa pengobatan.

Penyebab diare dapat bermacam-macam, diantaranya disebabkan oleh:

  • virus (paling sering)
  • bakteri
  • infeksi parasit
  • obat-obatan (kafein, alkohol)
  • penyakit non-infeksi (irritable bowel syndrome, inflammatory bowel disease)
  • laktosa (gula yang terdapat di dalam susu)
  • pemanis buatan (sorbitol dan mannitol, pemanis buatan yang terdapat di permen karet atau produk bebas gula lainnya dapat menyebabkan diare pada orang sehat)

Gejala yang menyertai diare dapat berupa mual dan muntah, yang disebabkan oleh infeksi. Infeksi bakteri atau parasit biasanya menyebabkan buang air besar yang berdarah dan juga terjadi demam. Masuk angin bukanlah merupakan istilah medis, dan biasanya disebabkan oleh infeksi virus.Kami sarankan agar teman Anda berkonsultasi kepada dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu agar dapat diketahui pengobatan yang tepat. Pengobatan yang diberikan tergantung dari penyebabnya. Jangan lupa untuk minum air putih atau oralit yang cukup untuk mengganti cairan yang hilang.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

1 Komentar