Sukses

Keputiha Berbau

26 May 2020, 09:59 WIB
Wanita, 24 tahun.

mengganggu dan sudah lama, keputihan saya berwarna kuning dan amis, baunya sangat menyengat. Apakah ada obat untuk keluhan saya?? Terimakasih

Terima kasih telah bertanya tentang Keputihan Berbau melalui fitur Tanya Dokter dari Klikdokter.com

Mohon maaf atas keterlambatan kami menjawab pertanyaan Anda. Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri. Keputihan yang abnormal memiliki ciri-ciri berwarna putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, jumlah banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, nyeri buang air kecil). Apakah bentuk keputihan seperti ini yang anda maksud?

Jika keputihan termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam, yang bukan tidak mungkin menyebabkan terjadinya gangguan kesuburan. Namun secara langsung, keputihan tidak terkait dengan kemunduran siklus haid. Selain itu, hubungan seksual akan terganggu karena tentunya tidak mengenakkan bagi diri sendiri dan pasangan. Tentunya rasa gatal, panas, dan bau yang diakibatkan keputihan akibat infeksi ini akan sangat mengganggu kenyamanan sehari-hari. Keputihan yang abnormal seperti ini sebaiknya diobati menggunakan regimen yang diberikan oleh dokter kulit Anda.

Selain mengkonsumsi obat yang sesuai dari dokter, berikut ini solusi untuk mencegah keputihan berbau amis semakin parah:

  1. Lakukan pembersihan area kewanitaan luar mulai dari rambut pubis, pangkal paha hingga dekat anus sebanyak 1-2 kali per hari, dan tidak lebih dari 2-3 menit.
  2. Bersihkan dengan gerakan lembut melingkar dari arah depan ke belakang.
  3. Gunakan air mengalir untuk membilas, lalu keringkan dengan handuk bersih.Hindari membersihkan bagian dalam vagina (vaginal douching) karena dapat mengganggu keseimbangan bakteri vagina dan menyebabkan keputihan.
  4. Bila ingin menggunakan produk kewanitaan, pilih sabun cair yang mengandung asam laktat (pH asam 4,2-5,6) serta hipoalergenik. Sabun ini hanya untuk pemakaian luar.
  5. Hindari kebiasaan menggunakan tisu basah dan bedak pada area kewanitaan.
  6. Bersihkan area kewanitaan setiap setelah berhubungan intim.
  7. Setialah dengan satu pasangan seksual, atau gunakan pengaman seperti kondom setiap berhubungan intim.
  8. Saat menstruasi, penggunaan pembalut dalam waktu lama dapat menaikkan pH area kewanitaan menjadi lebih basa. Penggunakan produk kewanitaan dengan pH asam dapat membantu mempertahankan pH optimal selama menstruasi. Selain itu, tampon atau pembalut harus diganti minimal setiap 6 jam.

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan seputar Keputihan Berbau. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar