Sukses

Nyeri Pinggang, Pasti Sakit Ginjal?

26 May 2020, 09:35 WIB
Pria, 40 tahun.

sakit pinggang sebelah kiri dan punggung terasa pegel banget apakah gejala sakit ginjal & harus periksa ke dokter spesialis apa ?

Terimakasih telah bertanya seputar nyeri pinggang melalui fitur Tanya Dokter dari Klikdokter.com

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Sejak kapan keluhan dirasakan? apakah keluhan tersebut disertai dengan keluhan BAK - buang air kecil (ada pasir, darah, sulit BAK, nyeri BAK, dll)? apakah durasi nyeri lama? bagaimana sifat nyeri (seperti ditusuk; sangat nyeri; berdenyut; dll); apakah nyeri menjalar ke bagian tubuh lain? Apakah ada gejala lain seperti nyeri pada kaki, kesemutan, kelemahan di salah satu kaki?

Sakit pinggang dapat disebabkan oleh beberapa hal (otot, ginjal, saraf, tulang belakang). Bila menyebar hingga kaki dapat disebabkan oleh terjepitnya saraf. Nyeri pinggang juga dapat disebabkan oleh nyeri rujuk, misal pada batu ginjal atau nyeri haid. Pada nyeri kolik karena batu ginjal, keluhan berupa nyeri tajam, seperti diremas, tiba-tiba, yang terjadi pada bagian pinggang belakang atau pada perut bagian bawah. Nyeri ini dapat menjalar ke  daerah selangkangan dan nyeri terjadi terus menerus.

Berikut ini beberapa penyebab nyeri pinggang yang bisa terjadi :

  1. Low Back Pain

    Low back pain (LBP) atau sakit punggung/pinggang belakang dipengaruhi oleh faktor usia, jenis kelamin, faktor kegemukan, pekerjaan, dan aktivitas/olahraga. Di antara penyebab LBP yang lain adalah proses degeneratif (spondilosis, HNP, osteoartritis), penyakit peradangan, osteoporotik, kelainan bentuk tulang belakang (skoliosis), gangguan sirkulasi, tumor, infeksi, masalah psikoneurotik, dsb. Penyebab tersering LBP adalah faktor pekerjaan akibat posisi tubuh yang salah secara berulang dalam waktu yang lama.

    Sakit pinggang yang dikeluhkan perlu dipastikan terlebih dahulu penyebabnya, untuk itu sebaiknya Anda  mengunjungi dokter spesialis saraf agar dapat dipastikan penyebabnya dengan wawancara medis mendetil, pemeriksaan fisik yang lengkap dan juga pemeriksaan penunjang seperti foto rotgen atau MRI daerah tulang belakang.

    Rasa nyeri yang Anda alami dapat dikurangi dengan konsumsi obat anti nyeri. Namun harus juga diperhatikan untuk menghindari berbagai aktivitas yang dapat memicu dan memperberat keluhan ini. Beberapa tips yang dapat diterapkan adalah:

    - Biasakan untuk melakukan pemanasan sebelum bekerja
    - Selalu perhatikan posisi duduk atau berdiri yang benar
    - Saat hendak mengangkat benda berat, jagalah sumbu tubuh dalam posisi tegak, jangan membungkuk yang justru akan menambah beban dan regangan pada tulang belakang
    - Olahraga berenang atau bersepeda bermanfaat untuk mengurangi nyeri dengan mengurangi tekanan pada struktur tulang punggung dan sekitarnya
    - Hindari olaharaga yang memberikan beban pada tulang belakang seperti lari dan mengangkat beban yang justru akan memperparah nyeri, seperti lari atau angkat beban
    - Tidur dalam posisi lurus, sebaiknya di atas kasur/alas yang keras
    - Coba latihan kekuatan otot punggung/latihan core seperti plank, side plank, bridge.
  2. Batu Ginjal

Batu ginjal merupakan endapan atau kristal dari kalsium (paling banyak), kolesterol, atau asam urat. Batu ini paling sering terbentuk didalam ginjal atau ureter (saluran kemih yang menghubungkan antara ginjal dengan kandung kemih). Namun dapat juga terbentuk dalam kandung kemih ataupun uretra (saluran yang menghubungkan antara kandung kemih dan alat kelamin).

Batu ginjal dapat berukuran dari sekecil pasir hingga sebesar buah anggur. Kebanyakan dari batu ginjal yang terbentuk keluar bersama dengan urin tanpa menimbulkan keluhan. Jika batu ginjal berukuran besar (lebih dari 2-3 mm), barulah dapat menimbulkan keluhan karena tersumbatnya saluran kemih.

Biasanya, jika ukuran batu ginjal sangat kecil, batu tersebut akan keluar secara alami melalui ureter (saluran yang menghubungkan ginjal dengan kandung kemih).

Anda baru akan merasakan sesuatu jika ukuran batu lebih besar dari ureter. Pada saat akan buang air kecil, batu akan bergesekan dengan dinding ureter sehingga menyebabkan iritasi atau bahkan luka. Ini sebabnya pada urine terlihat darah. Batu juga bisa menyumbat ureter atau uretra (saluran akhir pembuangan urinee ke luar tubuh) sehingga pengeluaran urine terhambat.

Gejala-gejala lainnya dari batu ginjal dapat meliputi:

- Nyeri punggung bawah yang berkepanjangan, kadang terasa sampai selangkangan. Pada penderita pria, nyeri juga terasa pada testis dan skrotum

- Sakit perut bagian samping dengan durasi bervariasi, mulai dari hitungan menit sampai jam.Gelisah.Tidak dapat berbaring dengan tenang karena sulit mencari posisi yang nyaman

- Mual

- Lebih sering buang air kecil dari biasanya.

- Sakit saat buang air kecil.

Sekitar 90 % dari batu ginjal yang berukuran 4 mm dapat keluar dengan sendirinya melalui urin. Namun, kebanyakan batu berukuran lebih dari 6 mm memerlukan intervensi. Pada beberapa kasus, batu yang berukuran kecil yang tidak menimbulkan gejala, dapat diobservasi selama 30 hari untuk melihat apakah dapat keluar dengan sendirinya sebelum diputuskan untuk dilakukan intervensi bedah. Tindakan bedah yang cepat, perlu dilakukan pada pasien yang hanya mempunyai satu ginjal, nyeri yang sangat hebat, atau adanya ginjal yang terinfeksi yang pada akhirnya dapat menyebabkan kematian.

Obat yang dapat diberikan sejenis NSAID (obat peradangan non-steroid) atau analgetik golongan narkotika untuk mengurangi nyerinya.

Beberapa yang dapat dilakukan untuk mencegah batu ginjal adalah :

- Minum banyak air putih sehingga produksi urin dapat menjadi 2-2,5 liter per hari

- Diet rendah protein, nitrogen, dan garam

- Hindari vitamin C berlebih, terutama yang berasal dari suplemen

- Hindari mengonsumsi kalsium secara berlebihan

Untuk memastikan diagnosis, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter. Dokter ahli penyakit dalam dapat membantu menangani keluhan Anda. 

Demikian yang dapat kami sampaikan seputar nyeri pinggang, Semoga informasi di atas bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar