Sukses

Mengatasi Epulis Gravidarum setelah Selesai Melahirkan

21 May 2020, 10:28 WIB
Wanita, 30 tahun.

Dokter saya mau bertanya,kan di gusi saya saat hamil pernah terjadi bengkak gusi sprti epulis gravidarum,pas wktu hamil tua bnr2 bengkaknya sangat besar ,stlh saya melahirkan lama kelamaan sudah menurun bengkaknya hampir melewati setengah dari sblmnnya,yang saya tanyakan saya sudah hampir 3 bln slsai melahirkan,tp ni yg trkhir gusi saya masih ada pembengkakan dan bgtu2 ja tidak ada lagi perubahan,apa yg harus saya lakukan dok?Klo prgi berobat krmh sakit saya takut karna skrng lagi musim pandemi ini,mohon solusinya dok🙏🙏

Terimakasih telah bertanya tentang mengatasi epulis gravidarum setelah selesai melahirkan melalui fitur Tanya Dokter.

Sebelum menjawab pertanyaan anda, kami ingin menjelaskan sedikit tentang epulis gravidarum. 

Epulis Gravidarum merupakan pembesaran gusi yang berkembang selama kehamilan. Sebanyak 0,2–5 persen ibu hamil mengalami epulis gravidarum. Benjolan biasanya muncul pada trimester pertama kehamilan. Meski demikian, epulis gravidarum juga bisa saja muncul saat trimester kedua.

Epulis ini berkembang sangat pesat dan bisa berulang di kehamilan berikutnya. Perkembangannya cepat, seiring dengan peningkatan hormon estrogen dan progesteron pada saat kehamilan.

Hormon progesteron inilah yang memberikan pengaruh besar terhadap terjadinya proses peradangan. Namun proses ini akan mulai menurun pada usia kehamilan sembilan bulan dan beberapa hari setelah melahirkan. Setelah itu kondisi ibu akan kembali normal seperti sebelum hamil.

Terdapat dua penyebab epulis ini, yaitu penyebab primer dan sekunder.

1. Penyebab primer artinya, faktor penyebab bersifat lokal –seperti iritasi lokal akibat penumpukan plak dan karang gigi. Pada ibu yang tidak hamil atau orang dewasa lainnya juga bisa terbentuk epulis, tetapi dengan adanya perubahan hormonal selama kehamilan yang dapat memperberat peradangan pada gusi.

Iritasi lokal lainnya yang menjadi penyebab epulis gravidarum adalah pengapuran, sisa-sisa makanan, tambalan yang kurang baik sampai gigi tiruan yang kurang baik.

2. Penyebab sekunder adalah faktor kehamilan yang menyebabkan keseimbangan hormonal, terutama estrogen dan progesteron.

Peningkatan konsentrasi hormon estrogen dan progesteron pada masa kehamilan ternyata mempunyai efek lain, yaitu pelebaran pembuluh darah yang mengakibatkan bertambahnya aliran darah. Akibatnya gusi menjadi lebih merah, bengkak dan mudah berdarah.

Untuk menyambuhkan epulis yang ukurannya sudah tidak mengecil lagi memang harus dilakukan kuretase dan pengangkatan epulis tersebut. Namun untuk sementara karena masih pandemik, sebisa mungkin untuk selalu menjaga kebersihan epulis dengan menyikat gigi dan gusi di daerah tersebut agar bersih dari sisa makanan atau kotoran lainnya. Jika epulis meradang atau bengkak bisa berkumur dengan larutan kumur yang mengandung Chlorhexidine. Jika pandemik dan PSBB sudah selesai, segeralah periksa dan lakukan tindakan pengangkatan epulis ke dokter gigi anda.

Baca artikel terkait pertanyaan anda :

- Gangguan Gigi dan Mulut yang Perlu Diwaspadai Ibu Hamil

- Mengapa Kebersihan Gigi dan Mulut Penting Bagi Ibu Hamil?

- Perawatan Gigi yang Diperlukan Ibu Hamil

Demikian jawaban yang dapat kami berikan mengenai mengatasi epulis gravidarum setelah selesai melahirkan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar