Sukses

kembali menyusui ASI setelah berhenti

11 May 2020, 14:07 WIB
Wanita, 24 tahun.

Mau tanya dok dulu waktu habis melahirkan asi kan ngak begitu lancar Akhirnya Baby dikasih sufor dari umur 3 minggu sampai umur 8 bulan Sekarang itu ingin ngasih babyku asi apa asinya bisa keluar dok

Terima kasih telah bertanya mengenai kembali menyusui ASI setelah berhenti melalui fitur Tanya Dokter.

ASI (air susu ibu) pada dasarnya bersifat supply dan demand, artinya ialah jumlah ASI yang keluar akan bergantung dengan seberapa sering ASI dikeluarkan dan seberapa banyak setiap keluarnya. Jadi semakin sring ibu menyusui atau memerah/memompa ASI maka akan semakin banyak pula ASI yang keluar.

Anak sudah tidak mau menghisap ASI bukanlah alasan yang tepat untuk menghentikan pemberian ASI. Cobalah untuk menyusui anak perlahan-lahan, sayang sekali jika ASI masih keluar tapi tidak dimanfaatkan padahal begitu banyak manfaat dari ASI. Jika anak masih tidak mau, mungkin Anda dapat menampung ASI dan memberikan ASI melalui botol minum kepada bayi.

Produksi ASI dipengaruhi oleh hormon prolaktin yang dirangsang oleh hisapan bayi pada puting. Gesekan mekanik pada bra atau rangsangan seksual juga dapat merangsang keluarnya hormon prolaktin. Suasana hati yang senang dan tenang dan ikatan yang kuat antara ibu dan bayi juga dapat merangsang hormon prolaktin sehingga ASI keluar.

Sebelum persalinan untuk memperlancar ASI dan membantu membuka saluran kelenjar susu di payudara, Anda dapat rutin melakukan pijatan pada payudara Anda. Pijat payudara juga sebaiknya dilakukan setelah persalinan untuk membantu kelancaran ASI.Pijat payudara yang dilakukan secara rutin setiap hari telah terbuktidapat meningkatkan produksi ASI karena dapat meningkatkan kadar prolaktin. Prolaktin merupakan hormon yang berperan dalam perkembangan payudara selama kehamilan dan menyusui. Dengan meningkatnya kadar prolaktin maka produksi ASI pun akan ikut bertambah.

Produksi ASI sangat dipengaruhi kondisi psikis si ibu. Bila hati ibu tenang, bahagia, maka produksi ASI akan berlimpah. Saat pemberian ASI, hisapan bayi dapat merangsang produksi hormon prolaktin . Sedangkan jumlah prolaktin yang diproduksi akan tergantung dari frekuensi dan intensitas hisapan bayi Anda.Selain faktor psikis, nutrisi yang tepat merupakan hal yang sangat penting pada fase menyusui. Hal ini bukan hanya untuk kebutuhan ibu, tetapi untuk bayi yang bergantung penuh pada air susu ibu (ASI) pada awal kelahiran hingga bayi usia 6 bulan idealnya. Karena itu, ibu harus meyakinkan kalau ASI­nya mengandung semua nutrisi penting yang dibutuhkan oleh bayi.

Makanlah makanan yang bernutrisi lengkap yang megandung karbohidrat, protein, sayur dan lemak. Makan daging, ikan, ayam, sayur bayam, sayur katuk, wortel, dan buah-buahan lainnya. Jangan lupa untuk mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium seperti yang terdapat pada susu, produk susu dan sayuran hijau karena keutuhan kalsium selama menyusui tinggi. Nah, yang tak boleh dilewatkan ialah harus selalu sediaair putih di sebelah Anda setiap menyusui sehingga Anda tidak kekurangan cairan. Air dibutuhkan untuk pembentukan ASI.

Bila usaha yang kami sarankan diatas telah anda lakukan namun anda belum berhasil, kami menyarankan agar anda mengunjungi poli laktasi di rumah sakit terdekat, atau berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan.

Berikut kami sertakan beberapa artikel sebagai bahan bacaan anda.

Terima kasih, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar