Sukses

BAB Keras

10 May 2020, 19:14 WIB
Wanita, 20 tahun.

Dok ade saya beberapa hari ini mengeluh BABnya keras dia udah minum obat dan coba untuk mengejan tapi tetep gak keluar fasesnya yg ada malah sakit seperti ada robekan pada anusnya , itu harus bagaimana ya dok

Terima kasih telah menggunakan layanan TanyaDokter Klikdokter tentang Mengatasi BAB Keras.

BAB keras disebut juga dengan konstipasi. Konstipasi adalah keadaan jarangnya frekuensi buang air besar (BAB), atau penurunan frekuensi gerakan usus, BAB keras dan sulit. Jika BAB keras dipaksakan dengan cara mengedan maka dapat terjadi iritasi pada daerah sekitar lubang dubur sehingga dapat timbul perdarahan.

Selain iritasi, tekanan yang diberikan saat mengedan dapat menimbulkan peningkatan tekanan pada pembuluh darah di dalam anus, dimana jika tekanan tersebut terlalu keras maka dapat melukai dinding pembuluh darah dan kemudian menimbulkan perdarahan. Kejadian tersebut seringkali dikenal dengan wasir atau hemorrhoid. Perdarahan pada wasir jika tidak terlalu banyak dapat berhenti sendiri, namun jika luka daerah tersebut terlalu luas maka perdarahan dapat sulit berhenti. Hal yang Anda perlu lakukan saat ini adalah mencegah terjadinya konstipasi.

Untuk mengatasi konstipasi, dapat dilakukan beberapa hal:

Makan makanan yang tinggi kadar seratnya. Makanan yang mengandung banyak serat, akan membantu tubuh membentuk tinja yang lebih lunak. Jenis makanan tersebut, diantaranya adalah kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran. Hindari atau kurangi makanan yang tidak atau hanya sedikit mengandung serta, seperti keju, daging, dan makanan yang mengalami pemrosesan (misalnya diasap). Sebaiknya jumlah konsumsi makanan tinggi serat ini dilakukan secara bertahap, awalnya hanya sedikit, lalu ditingkatkn sedikit-sedikit. Hal ini perlu dilakukan karena jka saluran cerna belum terbiasa dengan serat yang dimakan, justru akan menimbulkan keluhan kembungBerolahraga secara teratur. Aktivitas fisik akan membantu menstimulasi aktivitas usus.Asupan cairan yang cukup. Minum air atau cairan lain dalam jumlah cukup akan membantu melunakkan tinjaJangan menunda dilakukannya BAB.Menggunakan obat yang bersifat laksatif. Obat-obat ini hanya digunakan sebagai cara terakhir, jika cara-cara di atas tidak berhasil. Jika langkah-langkah di atas sudah dilakukan namun tidak ada perbaikan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk ditelusuri lebih lanjut penyebab konstipasinya. 

 

Demikian, semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar