Sukses

Demam dan Muncul Bintik Kemarahan

16 Apr 2020, 00:32 WIB
Pria, 33 tahun.

Anak saya umur 9th. Badannya panas dari kemarin dak turun2. Wajah Dan badannya ada sdkt bintik kemerahan, kenapa ya Dok? Obatnya?

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima kasih telah bertanya di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com 

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Terdapat beberapa jenis penyakit yang mampu menimbulkan keluhan bintik-bintik merah pada kulit, bisa berupa biang keringat, alergi, atau penyakit infeksi seperti Campak jerman/Rubella.

Campak Jerman dikenal juga sebagai campak 3 hari. Hal ini dikarenakan pada umumnya, campak Jerman menimbulkan bercak-bercak merah (ruam) dan gatal di kulit dalam waktu 3 hari pertama. Lamanya waktu dari masa inkubasi hingga sembuh sendiri kira-kira membutuhkan waktu sekitar 2 hingga 3 minggu. Maka, untuk mengetahui lebih pasti apakah terkena campak biasa atau campak jerman sebaiknya dengan mengkonsultasikannya pada dokter agar penanganannya bisa lebih tepat, apalagi jika yang terkena campak adalah ibu hamil.

Demam berdarah dapat menimbulkan bercak merah juga, namun bukan berbentuk ruam pada kulit disertai petekie yaitu bintik merah pada kulit yang apabila kulit diregangkan warna akan tetap terlihat.

Dalam mendeteksi demam dengue (DD) atau demam berdarah dengue (DBD) itu susah-susah gampang. Jika sudah jelas terdiagnosa DD atau DBD, maka pengobatannya sudah memiliki prosedur yang jelas. Namun tidak jarang DD atau DBD telat terdiagnosa dan ditangani karena gambaran keluhan yang tidak khas.

Saat seseorang terinfeksi demam berdarah maka dapat muncul gejala berupa demam mendadak tinggi yang berlangsung selama 2 – 7 hari, mual, muntah, nyeri pada sendi, nyeri kepala hingga penurunan nafsu makan. Pada pemeriksaan tubuh dapat muncul bintik-bintik merah di kulit ataupun pendarahan di gusi atau gigi.

Namun pada demam 3 hari pertama, sulit untuk memastikan seseorang terkena DD atau DBD. Karena saat itu virus masih dalam tahap inkubasi sehingga belum memberikan keluhan yang jelas selain demam. Saat ini, terdapat cara baru dalam mendeteksi adanya virus dengue pada fase demam awal (dimana biasanya seseorang belum dapat dipastikan menderita DD atau DBD). Pemeriksaan ini disebut-sebut WHO sebagai uji dini terbaik untuk pelayanan primer, yaitu antigen non structural (NS 1). Memang, belum semua rumah sakit di Indonesia memiliki fasilitas pemeriksaan NS 1, karena hingga kini masih terus dikembangkan.

Menurut sebuah kepustaan, pemeriksaan antigen NS 1 sudah dapat terdeteksi sejak hari pertama demam sehingga DD dan DBD dapat terdeteksi lebih dini. Pemeriksaan antigen NS1 dengan metode ELISA juga dikatakan memiliki sensitivitas dan spesifisitas yang tinggi (88,7% dan 100%).Sedangkan jika sudah memasuki hari ke 3-5, dapat dilakukan pemeriksaan serologi antibodi Ig G dan Ig M karena sudah mulai terbentuk. Oleh karena itu kami sarankan Anda melakukan konsultasi dengan dokter secara langsung agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh. Karena dalam mendiagnosa suatu penyakit dibutuhkan data wawancara medis secara detail, pemeriksaan fisik secara menyeluruh dan pemeriksaan penunjang (bila diperlukan), sehingga dapat diberikan pengobatan yang optimal.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar