Sukses

Diet Rendah Karbohidrat

15 Apr 2020, 14:48 WIB
Wanita, 26 tahun.

Dok apakah penderita mastitis TB boleh melakukan diet karbo/setidaknya mengurangi konsumsi nasi semisal jadi sehari sekali/sehari 2kali makan nasinya? Karena selama pengobatan kenaikan berat badan makin naik derastis. Saya merasa makin berat makin males berolahraga , tidak pede dan makin berat makin ga sehat ya 😊 . Terimakasih sebelumnya dok

Terima kasih telah menggunakan fitur tanya dokter.

Metode diet yang menghilangkan karbohidrat memang efektif membakar lemak, dan menyebabkan berat badan lebih cepat turun. Sebab saat karbohidrat tidak tersedia, tubuh akan membakar lemak untuk dijadikan energi.

Kendati demikian, tidak mengonsumsi karbohidrat sama sekali bukanlah satu pilihan yang baik. Mengapa?

1. Sumber utama energi

Sebanyak 45-65 % kalori yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menghasilkan energi didapatkan dari karbohidrat.

2. Sumber serat alami

Seperti diketahui, serat dibutuhkan tubuh untuk menjaga sistem pencernaan tetap lancar. Dan makanan sehat –yang mengandung karbohidrat– juga merupakan sumber serat. Berhenti mengonsumsi makanan ini berarti berhenti mendapatkan manfaat tersebut.

3. Penampilan yang tidak segar

Memangkas karbohidrat berarti menghilangkan buah-buahan dari daftar makanan Anda. Hal ini dapat memengaruhi penampilan Anda, dan membuat penampilan Anda tak lagi menarik. Pasalnya beberapa jenis buah-buahan mengandung vitamin C, yang berperan sebagai nutrisi bagi kulit dan rambut.

Selain itu, tidak mengonsumsi buah-buahan pun akan membuat Anda kehilangan sumber gula alami, termasuk serat dan potasium yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan jantung.

4. Menjaga suasana hati

Mengutip Livestrong, mengonsumsi karbohidrat dapat merangsang produksi serotonin – hormon yang bertanggung jawab menjaga keseimbangan suasana hati alias mood. Karena itu, tidak mengonsumsi karbohidrat sama sekali dapat meningkatkan risiko depresi.

Melihat fakta medis di atas, sebaiknya Anda tidak menghindari karbohidrat sama sekali. Daripada ‘bermusuhan’ dengan zat gizi ini, lebih baik Anda mengontrol dan membatasi asupannya sehari-hari. Dengan begitu, program diet Anda akan tetap berjalan dengan baik, dan kesehatan dapat terus terjaga.

Jadi boleh konsumsi nasi dengan jumlah yang dikurangi, atau sehari cukup 2 kali. Namun jangan menghilangkan sama sekali apalagi jadi sekali sehari. 

Berikut kami lampirkan artikel terkait yang dapat anda baca.

Terima kasih, semoga bermanfaat.

 

0 Komentar

Belum ada komentar