Sukses

Seputar Tekanan Darah Rendah

03 Apr 2020, 11:06 WIB
Wanita, 22 tahun.

Selamat siang, Dok, saya mau tanya. Beberapa minggu ini saya sering pusing dan lemas, kadang mata berkunang-kunang juga. Kalau duduk trus berdiri langsung pusing juga. Saya memang ada riwayat tekanan darah rendah, dan pas saya periksa memang kebetulan tensi saya waktu itu rendah. Saya disarankan oleh dokter untuk tes darah lengkap untuk cek ada riwayat anemia atau tidak. Hampir semua hasil tes saya normal, tapi untuk nilai MCV saya kurang. Normal range-nya 86-100 sedangkan hasil saya hanya 79.3 (unit fL). Itu maksudnya apa ya, Dok? Saya belum sempat ke dokter lagi karena sekarang kan ada himbauan untuk tidak ke dokter dulu jika tidak urgent. Oiya, saya bulan mei tahun lalu sempat patah tulang dan harus minum obat untuk recovery sampai sekitar bulan januari tahun ini. Apakah konsumsi obat itu tadi juga bisa mempengaruhi kondisi saya sekarang ini ya Dok? Mohon jawabannya, Dok. Terima kasih.

Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Halo Sdri

Saya mengerti keluhan yang Anda sampaikan dan saya mengerti kekhawatiran Anda.

 Pusing dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah kekurangan oksigen di otak, anemia (kekurangan sel darah merah), penyakit kronis, kurang olahraga, hipoglikemia (kadar gula darah rendah), hipotensi (tekanan darah rendah), dan banyak lagi penyebab lainnya.

Tekanan darah terdiri dari tekanan darah sistolik dan diastolik. Tekanan darah sistolik menunjukkan tekanan pembuluh darah tubuh saat jantung memompa darah. Sedangkan tekanan darah diastolik adalah tekanan pembuluh darah tubuh saat jantung beristirahat. 

Tekanan darah seseorang dianggap normal apabila berada di rentang <120/80 mmHg. Sedangkan disebut rendah apabila <90/60 mmHg.

Tekanan darah rendah disebut juga dengan hipotensi. Gejalanya di antaranya adalah pusing, rasa melayang, lemas, pandangan kabur, mual, keringat dingin, kehausan, hingga penurunan kesadaran atau pingsan.

Tekanan darah rendah dapat menjadi tanda penyakit tertentu misalnya dehidrasi (kekurangan cairan tubuh), gangguan jantung, gangguan sistem hormon, perdarahan, infeksi berat, reaksi alergi berat, dan pengaruh obat-obat tertentu.

Bila setelah 2-3 kali pengukuran berulang di kala istirahat dan di waktu yang berbeda tekanan darah Anda konsisten di angka itu, kemungkinan memang Anda mengalami hipotensi.

Hipotensi tidak selalu bergejala, terutama jika tubuh sudah terbiasa dengan kondisi tersebut. Dengan demikian, tubuh sudah memiliki mekanisme kompensasinya.

Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan agar tekanan darah meningkat:

  • Konsumsi garam yang lebih banyak.
  • Banyak minum air putih, hindari alkohol.
  • Makan yang lebih sehat (porsi lebih sedikit, namun lebih sering, dengan kandungan karbohidrat yang tinggi)
  • Olahraga teratur yang memacu kerja otot dan jantung (aerobik) seperti berenang, lari, bersepeda, dsb selama minimal 30 menit, 3-4x/minggu.
  • Untuk penderita hipotensi ortostatik (gejala: pusing dan gelap mendadak saat merubah posisi dari tidur ke duduk/berdiri): bangun secara perlahan dari tidur/duduk dan jangan menyilangkan kaki saat duduk.

 MCV adalah pemeriksaan untuk memeriksa ukuran dari sel darah merah. Hasil yang kurang menandakan ukurannya yang lebih kecil daripada normal. Hal ini bisa disebabkan kondisi seperti anemia, thalasemia, dsb.

Terima kasih sudah berkonsultasi melalui fitur Tanya Dokter. Jangan ragu untuk kembali berkonsultasi jika masih ada keluhan lainnya, ya.

Anda dapat juga berkonsultasi melalui Aplikasi KlikDokter kapan pun dan di mana pun dengan men-download aplikasi Klikdokter melakui Play Store/ Android: https://www.klikdokter.com/download-App Store : https://app.adjust.com/n01yug7   

Semoga sehat selalu.

0 Komentar

Belum ada komentar