Sukses

Nyeri dan Memar Akibat Jatuh, Ini Yang Harus Dilakukan!
23 Mar 2020, 09:17 WIB
Pria, 24 tahun.

permisi dok.. 🙏 tadi terpleset dan terplanting, kemudian nyeri memar dibagian paha.. saya paksa untuk berjalan terasa sakit.. saya coba berdiri, bertumpu dengan satu kaki yg sakit masih bisa dan tidak terlalu nyeri.. apakah ini retak atau hanya memar pada otot?

Terimakasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter KlikDokter.com untuk bertanya seputar masalah nyeri dan memar dibagian dada. 

Kami turut prihatin dengan musibah yang dialami Anda. Memar atau kebiruan pada kaki Anda nampaknya masih terkait dengan cedera yang dialami. Bila memang luka pada kulit hanya nampak lecet saja, kemungkinan bengkak dan biru ini hanya memar saja. Namun, jika bengkak dan kebiruan ini semakin besar dan sakit, ada kemungkinan tulang retak atau patah pada daerah tersebut. Karena itu, sebaiknya dilakukan rontgen pada daerah kaki yang bengkak. Selain itu, jangan dulu menggunakan sepatu atau sandal yang menekan area tersebut.

Luka dan bengkak akibat cedera perlu dirawat dengan baik agar tidak semakin meluas dan penyembuhannya cepat. Perhatikan kebersihan luka agar tidak mengalami infeksi, batasi aktivitas, dan asupan gizi harus tinggi protein, vitamin A dan C sehingga mempercepat penyembuhan luka.

Khusus untuk bengkak pada kaki, dapat dilakukan metode RICE untuk meringankan gejalanya.

R = REST

Rest artinya mengistirahatkan bagian tubuh yang cedera, sedangkan bagian tubuh yang tidak cedera boleh tetap melakukan aktivitas. Tujuan mengistirahatkan bagian tubuh yang cedera adalah:

1. Mencegah cedera lebih lanjut

2. Membuat proses penyembuhan luka lebih cepat

Segera setelah cedera sebaiknya jangan gunakan bagian cedera sama sekali atau istirahatkan total sekitar 15 menit. Kemudian, istirahatkan sampai nyeri pada cedera hilang, atau hingga 48 jam.

I = ICE

Secara umum manfaat penggunaan es pada cedera jaringan lunak adalah:

· Membatasi pembengkakan

· Mengurangi nyeri

· Mengurangi spasme otot

Pemberian es dilakukan dengan memasukkan pecahan es ke dalam kantung plastik seluas area cedera atau lebih. Setelah itu bungkus plastik dengan handuk yang sudah dibasahi, kemudian ditempelkan pada area cedera. Kemudian tutup dengan elastic verban melebihi permukaan dari kantung es tadi. Pemberian es sebaiknya dilakukan dalam waktu 10 menit atau sesegera mungkin setelah cedera selama 15 – 20 menit, kemudian diulang setiap 2-4 jam. Pemberian es secara berkala ini dilakukan selama 24 jam pertama setelah cedera.

C = Compression

Kompresi adalah aplikasi gaya tekan terhadap lokasi cedera. Kompresi digunakan untuk membantu aplikasi es dan membatasi pembengkakan yang merupakan faktor utama untuk mempercepat masa rehabilitasi. Oleh karena itu kompresi sering dikatakan sebagai bagian yang paling penting dari RICE. Aplikasi kompresi dilakukan dengan melilitkan elastic verban pada bagian cedera, yaitu dengan meregangkan verban hingga 75% panjangnya. Perlu diperhatikan saat melakukan pembebatan jangan terlalu ketat karena dapat menyebabkan gangguan sirkulasi dengan gejala-gejala seperti rasa baal, kesemutan, dan meningkatnya nyeri.

Lilitan ini harus meliputi seluruh area cedera dan diaplikasikan secara terus-menerus selama 24 jam pertama sesudah kejadian cedera. Dalam kasus dimana terjadi perdarahan, kompresi juga dapat membantu menghentikan perdarahan.

E = Elevation

Elevasi adalah meninggikan bagian yang mengalami cedera melebihi ketinggian jantung sehingga dapat membantu mendorong cairan keluar dari daerah pembengkakan. Elevasi juga akan membantu pembuluh darah vena untuk mengembalikan darah dari area cedera ke jantung sehingga mencegah terjadinya akumulasi atau pooling darah di area cedera.Bagian yang mengalami cedera diangkat sehingga berada 15-25 cm di atas ketinggian jantung. Elevasi sebaiknya dilakukan hingga pembengkakan menghilang.

Hindari memijat daerah yang terkenan trauma. Pasalnya pijat dapat menyebabkan perdarahan didalam yang semakin meluas.

Untuk memastikan tidak terjadi cedera serius pada kaki kakak Anda, kami untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis tulang (orthopedi) dan melakukan pemeriksaan rontgen tulang.

Untuk menghilangkan nyeri, kakak Anda dapat mengkonsumsi obat anti nyeri seperti ibuprofen, kalium diklofenak, atau ketoprofen.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar