Sukses

Penyebab Sesak Nafas
23 Mar 2020, 09:16 WIB
Wanita, 27 tahun.

Dok kalau sesak nafas karena gejala corona seperti apa ya? Saya sudah 3 hari merasa sesak dibawah dada. Kalau ngomong cepet itu kaya ikutan sesak terus kalau lg marah juga sama kaya gitu jg. Tapi kalau udah dibawa tidur besokannya normal lg. Cuman pas lg kerja aja ada yg ngajak ngobrol gt suka sesak.

Terimakasih sudah bertanya seputar sesak nafas dengan menggunakan fitur Tanya Dokter dari Klikdokter.com

Kami memahami kekhawatiran Anda. Sesak nafas dapat menjadi salah satu gejala dari berbagai macam penyakit. Untuk itu perlu dijelaskan sifat sesak nafas yang Anda alami saat ini. Apakah sesak semakin memburuk dari hari ke hari? Apakah sesak nafas dirasakan secara tiba-tiba? Apakah sesak nafas dipengaruhi aktivitas atau pun posisi? Apakah sesak nafas dirasakan dalam situasi lingkungan tertentu (misalnya dalam keramaian)? Apakah sesak nafas dirasakan setelah makan? Atau adakah keluhan lain yang menyertai sesak Anda seperti nyeri dada, mual muntah, keringat dingin?

Dibutuhkan pemeriksaan lengkap secara langsung oleh Dokter. Sesak nafas dapat disebabkan oleh gangguan dalam sistem pernapasan (hidung, tenggorokan paru-paru), gangguan yang berasal dari luar paru-paru (jantung) atau gangguan sistem pencernaan (lambung)

Tanda-tanda dari sesak nafas dapat berupa :

  • Peningkatan jumlah frekuensi napas (dewasa >20x/menit; anak >30x/menit; bayi>40x/menit)
  • Kebiruan pada sekitar bibir, ujung-ujung jari
  • Adanya suara napas tambahan seperti ngorok, serak, grok-grok, mengi.

Penyebab kegawatdaruratan karena sesak nafas dapat berupa :

  • Asma : batuk, mengiInfeksi paru (pneumonia) : batuk, panas, sesak napas
  • Alergi (pembengkakan pada tenggorok yang menyebabkan terjadinya sumbatan) : riwayat makan makanan yang menyebabkan alergi (seafood, kacang, telur, dan lain sebagainya)
  • Sakit jantung (disertai nyeri dada)
  • Trauma dada (kecelakaan yang mengenai dada) : riwayat benturan keras di daerah dada, sesak napas, nyeri dada, ada kerusakan pada dada (patah tulang), pendarahan

Selain dari kelainan organik juga perlu dicari ada tidaknya gangguan psikologis, karena sesak nafas juga dapat disebabkan oleh rasa cemas, panik, stres, depresi dan berbagai emosi negatif lainnya. Jika memang tidak ada masalah organik maka masalah psikologis harus dipikirkan, dan bukan tidak mungkin jika sesak nafas merupakan akibat dari kombinasi keduanya.

Penanganan sesak nafas dilakukan berdasarkan penyebab dasar terjadinya sesak nafas tersebut. Oleh karena itu sebaiknya Anda tetap berkonsultasi langsung dengan Dokter agar dilakukan pemeriksaan langsung dan wawancara medis lebih mendalam untuk mendiagnosis keluhan yang Anda alami.

Demikian penjelasan seputar cecegukan dan sesak nafas yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar