Sukses

Penebalan dinding rahim & air kencing merah
12 Feb 2020, 12:42 WIB
Wanita, 27 tahun.

Assalamu'laikum dok.. Dr bulan oktober haid sy tdk lancar.. Sy haid dr tanggal 20 oktober 8 hr berturut2 dan lumayan baxk abis itu di hr ke 9 ada lg tp sedikit2 sampai masuk november sampe pertengahan november sy bersih cuma 5 hr.. Abis itu haid lg 7 hr lumayan bxk.. Begitu siklusx trs smpai bulan januari nahh dibulan januari tanggl 20an sy diberitahu sm ipar sy suruh minum air rebusan kunyit.. Wkt itu sy minum 4 hr berturut2 setiap pagi sebelum makan dn haid sy berhenti.. Tp purut sy kdang msih skit tp sdh tdk haid lg.. Di tanggal 5 kemarin sy kedokter ahli kandungan.. Sy di USG dan katax dinding rahim sy menebal dan tebalx sdh 3 cm.. Sy dikasi obat pereda nyeri dan vitamin penambah darah.. Dan sampe skrng sy masih konsumsi obatx sesuai anjuran.. Tp sy jg ttp minum air rebusan kunyit itu.. Sampe skrng sy blm haid2.. Tp br td sy pipis dan air kencing sy warnax agak merah.. Merah2 muda.. Nda seperti biasax.. Itu knp yaa dok??

dr. Adeline Jaclyn

Dijawab Oleh:

dr. Adeline Jaclyn

Halo Sdri

Saya mengerti keluhan dan kekhawatiran yang Sdri rasakan. 

Penebalan dinding rahim, dalam dunia medis sering disebut dengan hiperplasia endometrium. Penebalan dinding rahim karena ketidakseimbangan hormonal, terjadi peningkatan hormon estrogen yang tidak diimbangi oleh hormon progesteron. Memang penebalan dinding rahim sering menyebabkan rasa sakit atau perdarahan melalui vagina yang memanjang. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya anemia (kurang darah). Hiperplasia endometrium bukanlah kanker, namun dalam beberapa kasus dapat berkembang menjadi kanker.

Hiperplasia endometrium terbagi menjadi 3 tipe yaitu: Simplek, Kistik, Atipik. Penderita hiperplasia endometrium Simplek dan Atipik masih dapat hamil. Penanganannya individual tergantung pada keparahan ketebalan endometrium Anda apakah dengan tindakan kuretase, pemberian obat hormon atau jika terdeteksi adanya kemungkinan kanker maka biasanya dilakukan pengangkatan rahim (histerektomi). Perdarahan yang terjadi terus-menerus dapat menyebabkan kurang darah, lemas dan mengganggu aktivitas.

Air kencing yang berwarna merah dapat disebabkan karena beberapa hal, diantaranya adalah adanya kandungan darah dalam kencing, atau kandungan kimia lain dari apa yang Anda minum atau makan (misalnya obat-obatan) yang dapat mengubah warna air kencing Anda menjadi merah.

Apabila saat kencing Anda berwarna merah ditemukan sel darah merah, berarti terdapat kondisi yang menyebabkan darah dapat keluar dalam kencing. Hal-hal yang dapat menyebabkan kondisi ini berupa:

  • Infeksi saluran kencing. Dalam infeksi pada umumnya terdapat demam dan nyeri saat kencing.
  • Infeksi ginjal. Sama halnya dengan infeksi saluran kencing, infeksi pada umumnya akan disertai demam.
  • Batu ginjal atau saluran kencing. Terkadang batu ginjal atau saluran kencing dapat sangat kecil sehingga meskipun menyebabkan perlukaan tetapi tidak ada gejala nyeri sesudah batu tersebut keluar.
  • Anemia sel sabit. Anemia sel sabit pada umumnya akan terdeteksi dengan tes darah. Kondisi ini pun sifatnya herediter.
  • Trauma ginjal. Trauma berupa cedera atau kecelakaan yang mencederai ginjal dapat menyebabkan darah keluar dalam urin.
  • Obat-obatan. Obat-obatan seperti aspirin apabila dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan perlukaan lambung dan menyebabkan darah keluar dalam urin.
  • Olahraga berat. Olahraga dengan intensitas berat dapat menyebabkan rhabdomiolisis dimana serabut otot mengalami stres berat sehingga menyebabkan sel darah merah keluar dalam urin.

Ada baiknya Anda melakukan pemeriksaan kembali ke dokter untuk mencari tahu penyebab dari perubahan warna tersebut.

Berbahayakah Penebalan Dinding Rahim? Ini Faktanya

Penebalan Dinding Rahim, Apakah Tanda Awal Kanker?

Penebalan Dinding Rahim, Apa Dampaknya pada Kesehatan?

Terima kasih sudah berkonsultasi di fitur Tanya Dokter. Jangan ragu untuk kembali berkonsultasi jika masih ada keluhan lainnya, ya.

Sdri dapat juga berkonsultasi melalui Aplikasi Klikdokter kapan pun dan di mana pun. 

Semoga Anda lekas membaik & sehat selalu.

0 Komentar

Belum ada komentar